Tesis
Efektivitas konseling realitas berbasis nilai pesantren untuk meningkatkan adaptabilitas santri / Mohammad Zuhal
Abstrak
Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri di P.P. Salafiyah Syafi rsquo iyah Sukorejo mengalami masalah adaptabilitas rendah melihat kondisi tersebut dinilai terdapat kesesuaian konseling realitas berdasar nilai pesantren untuk digunakan sebagai intervensi. Peneliti berhipotesis bahwa konseling realitas berbasis nilai pesantren tepat untuk membantu santri mengatasi kendala adaptabilitas yang dialami. Penelitian ini dilakukan pada siswa santri kelas X SMA Ibrahimy Sukorejo. Terdapat 12 siswa yang menjadi subjek dalam penelitian dengan desain kuasi-eksperimen pretest-posttest control group ini. Subjek pada kelompok eksperimen dalam penelitian ini diberikan intervensi berupa konseling realitas pesantren sedangkan subjek dalam kelompok kontrol diberikan intervensi berupa diskusi dan nasehat. Data dikumpulkan melalui skala penyesuaian diri yang diadaptasi. Ho dalam penelitian ini yakni konseling realitas pesantren tidak efektif untuk meningkatkan adaptabilitas santri. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan melalui uji U/Mann Whitney menunjukkan bahwa Ho ditolak artinya Konseling Realitas Berbasis Nilai Pesantren efektif untuk meningkatkan adaptabilitas santri. Hal ini dilihat dari nilai Asymp. Sig 0 000 lt 0.05. Efektivitas dari konseling realitas pesantren yang digunakan berasal dari prosedur WDEP dan teknik-teknik yang digunakan sedangkan intervensi diskusi dan nasehat hanya bersifat acak dan tidak terstruktur serta seringkali tidak menyentuh apa yang dibutuhkan siswa santri. Penelitian ini menjadi masukan bagi guru bk dan konselor Micro Counseling untuk menggunakan Konseling Realitas Berbasis Nilai Pesantren untuk meningkatkan adaptabilitas santri. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan mampu melaksanakan penelitian dengan rancangan penelitian yang berbeda dan populasi penelitian yang lebih luas. Peneliti selanjutnya juga dapat melaksanakan penelitian terkait konseling realitas pesantren pada variabel lain di pesantren yang belum diteliti melalui penelitian ini.