Skripsi
Screening senyawa aktif dalam ekstrak kopi arabika (coffea arabica l.) dengan pendekatan kemometrik: pemodelan qsar, molecular docking, dan studi admet terhadap potensi antidiabetes / Dhiya Hakam Firdaus
Abstrak
Tingginya angka penderita diabetes menjadi tantangan serius dalam kesehatan. Bahan alam yang digunakan dalam pengobatan diabetes umumnya memiliki rasa pahit sehingga kopi yang memiliki rasa pahit mampu menetralkan rasa manis berdasarkan prinsip contraria contrariis curantur ( ldquo yang berlawanan disembuhkan dengan sifat yang berlawanan rdquo ). Screening senyawa phytochemicals ekstrak fermentasi kopi arabika honey dan natural sebagai kandidat antidiabetes dilakukan dengan pendekatan kemometrik melalui molecular docking pemodelan QSAR dan analisis ADMET. Simulasi molecular docking dilakukan dengan software MVD versi 5 menggunakan target reseptor alpha -glucosidase dengan PDB ID 5NN6. Proporsi kontribusi senyawa berdasarkan jenis fermentasi kopi arabika menunjukkan bahwa kopi natural menyumbang sebesar 5.63% dan kopi honey sebesar 4.95% dari total senyawa yang diidentifikasi. Persamaan QSAR terbaik yaitu RS 0.226 (Etotal) 0.850 (VdW(LJ12-6)) ndash 39.193 yang memenuhi criteria of acceptance (r 0.964 R sup2 0.929 F 39.301 dan q sup2 0.82). Analisis klasterisasi menggunakan metode HCA terhadap parameter MLR (Etotal dan VdW(LJ12-6)) terhadap RS menunjukkan pengelompokan senyawa yang konsisten dengan model QSAR. Prediksi farmakokinetik dan toksikologis menunjukkan bahwa senyawa 069Khoney dan 022Knatural memiliki profil ADME yang seimbang serta minim efek samping sehingga keduanya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai agen terapeutik dalam pengobatan penyakit diabetes.