Skripsi
Pengembangan modul ipa berbasis socio-scientific issue (ssi) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada isu carbon footprint / Agis Norisma
Abstrak
Merespon urgensi keterampilan abad 21 untuk mengatasi perkembangan dunia peningkatan keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu upaya yang dapat ditingkatkan. Keterampilan berpikir kritis memiliki peran yang sangat penting karena kaitannya dengan permasalahan kehidupan sehari-hari seperti analisis masalah memecahkan solusi serta membuat keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul IPA berbasis socio-scientific issue (SSI) dalam upaya peningkatan keterampilan siswa untuk berpikir kritis tentang isu jejak karbon. Validitas modul ditinjau berdasarkan verifikasi ahli dan dilakukan analisis pada hasil tes kemampuan siswa untuk berpikir kritis terhadap masalah jejak karbon. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan dengan implementasi model 4D oleh Thiagarajan (1974) yang tersusun atas 4 tahapan yakni pendefinisian (define) perancangan (design) pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Tahap terakhir (disseminate) pada penelitian ini dilakukan secara terbatas yang hanya dilakukan penyebaran produk akhir kepada subjek penelitian. Penelitian dan pengembangan juga mencakup analisis tes instrumen untuk keterampilan berpikir kritis. Modul IPA yang dikembangkan disusun dengan memfasilitasi tahapan dari pembelajaran SSI dan juga indikator keterampilan berpikir kritis seperti adanya percobaan (praktikum) analisis masalah hingga role play. Hasil analisis menunjukkan bahwa modul IPA berbasis SSI efektif meningkatkan keterampilan siswa dalam berpikir kritis pada isu jejak karbon yang didasarkan pada hasil validasi media dengan rata-rata 91 75% yang tergolong ke dalam kategori sangat layak. Pembelajaran dengan menggunakan modul IPA juga meningkatkan keterampilan siswa untuk berpikir kritis secara signifikan dengan skor rata-rata pretest sebesar 59 86 menjadi 76 38 pada skor rata-rata posttest. Hasil efektivitas tersebut juga ditinjau pada hasil N-Gain Score tes kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 0 4 yang tergolong ke dalam kategori sedang. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa modul IPA ini efektif untuk digunakan dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada isu carbon footprint.