Skripsi
Hubungan adverse childhood experience dengan perilaku non-suicidal self injury pada mahasiswa di Malang / Intra Meisy Monilies Amtiran
Abstrak
Setiap individu memiliki reaksi emosional yang beragam akan problem kehidupannya. Namun tidak semua orang bisa memberikan reaksi emosional yang tepat ada pula yang mengalami kesulitan dalam memberi reaksi emosional akan pengalamannya hingga menyebabkan stress dan gejolak emosi berlebihan yang kemudian akan menuntun individu tersebut melakukan perilaku maladaptif seperti perilaku menyakiti diri sendiri atau yang kini lebih sering dikenal dengan perilaku Non-Suicidal Self Injury (NSSI). Salah satu penyebab adanya stres pada individu dewasa awal adalah adanya pengalaman traumatis pada masa kecil yang memiliki dampak jangka panjang pada individu yang sering disebut Adverse Childhood Experience (ACE). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara ACE dan NSSI pada mahasiswa di Malang. Hipotesis penelitian adalah terdapat hubungan antara ACE dan perilaku NSSI pada mahasiswa di Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Responden penelitian merupakan 163 mahasiswa di Malang dengan usia 18-24 tahun yang pernah melakukan perilaku NSSI dalam kurun waktu setidaknya 1 tahun terakhir. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala NSSI yang diadopsi dari penelitian milik Zhafira (2020) dan konstruksi Skala ACE berdasarkan teori milik Felitti dkk (1998). Penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasional menggunakan korelasi product moment pearson. Berdasarkan hasil uji korelasi yang dilakukan peneliti memperoleh nilai p 0 000 lt 0 005 yang menyatakan H1 diterima H0 ditolak dengan nilai pearson correlation 0 307 yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang bersifat positif antara Adverse Childhood Experience dan perilaku Non-Suicidal Self Injury pada mahasiswa di Malang.