Skripsi
Pengaruh model problem based learning berbasis socioscientific issues terhadap kemampuan literasi sains pada materi energi terbarukan kelas x SMA / Nur Kholifatin Isnaeni Putri
Abstrak
Kompetensi literasi sains Indonesia berada diperingkat 67 dari 81 negara yang termasuk rendah dalam aspek mengaitkan pengetahuan ilmiah dengan isu-isu kehidupan nyata salah satunya pada materi energi terbarukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis Socioscientific Issues (SSI) terhadap kompetensi literasi sains siswa pada materi energi terbarukan. Studi ini menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Pretest and Posttest Control Group. Sampel dipilih melalui metode purposive sampling yang mencakup 36 siswa dari kelas X-3 sebagai kelompok eksperimen dan 36 siswa dari kelas X-6 sebagai kelompok kontrol di SMA Negeri 1 Batu untuk Tahun Ajaran 2024/2025. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan pretest dan posttest masing-masing terdiri dari 10 soal uraian. Hasil pretest berdistribusi normal dan homogen serta tidak ada perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil posttest berdistribusi normal dengan nilai 0 187 (p ge 0 05). Hasil uji homogenitas menunjukkan data homogen dengan nilai 0 058 (p ge 0 05). Kelas eksperimen memperoleh skor rata-rata 81 4 dibandingkan dengan 51 6 untuk kelas kontrol. Nilai signifikansi 0 00 (p le 0 05) pada uji Independent Sample t-Test menunjukkan adanya perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu kelas eksperimen menunjukkan peningkatan kompetensi literasi ilmiah kategori sedang dengan skor N-Gain 0 6311 sedangkan skor kelas kontrol adalah 0 053 masuk ke dalam kelompok rendah. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL berbasis SSI mampu meningkatkan kompetensi literasi sains siswa pada materi energi terbarukan. Diharapkan penelitian terkait model pembelajaran PBL berbasis SSI dapat diimplementasikan secara lebih luas dalam pembelajaran fisika lainnya untuk menguji konsistensi efektivitasnya.