Skripsi
Aplikasi Edible Coating Pati Bengkuang (Pachyrhizus Erosus (l.) urb) dan Kunyit (Curcuma Longa l.) untuk meminimalkan Kerusakan Buah Sawo (Manilkara Zapota (l.) p.royen) / Sarah Firdausia Damayanti
Abstrak
Buah sawo merupakan salah satu komoditas hortikultura bernilai gizi tinggi tetapi mudah rusak. Oleh karena itu memerlukan perlakuan pascapanen untuk memperpanjang masa simpannya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah penerapan edible coating berbasis bahan alami yang mampu menjaga mutu buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edible coating berbahan dasar pati bengkuang dengan penambahan filtrat kunyit terhadap masa simpan dan kualitas buah sawo. Parameter yang diamati meliputi susut bobot warna kulit warna daging tekstur aroma dan rasa buah selama penyimpanan. Metode pelapisan dilakukan dengan teknik pencelupan (dipping) pada lima variasi perlakuan yaitu K (kontrol positif) K- (kontrol negatif) F1 (EC filtrat kunyit 5%) F2 (EC filtrat kunyit 10%) dan F3 (EC filtrat kunyit 15%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan F3 merupakan yang paling efektif dalam memperpanjang masa simpan hingga 21 hari dengan tetap mempertahankan mutu organoleptik buah sawo. Penambahan filtrat kunyit dalam edible coating terbukti memperlambat laju kerusakan sehingga berpotensi sebagai solusi alami untuk mempertahankan kualitas buah sawo selama penyimpanan.