Disertasi
Manajemen strategi penerapan profil pelajar Pancasila dalam membangun pendidikan karakter pada sekolah berbasis keagamaan (studi multi situs pada SMAK Frateran Surabaya, SMAK Frateran Maumere dan SMAK Frateran St. Gabriel Nunukan) / Aljuprianus Susar
Abstrak
Susar Aljuprianus. 2025. Manajemen Strategi Penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam Membangun Pendidikan Karakter pada Sekolah Berbasis Keagamaan (Studi Multi Situs pada SMAK Frateran Surabaya SMAK Frateran Maumere dan SMAK Frateran St. Gabriel Nunukan). Disertasi Program Studi Manajemen Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. H. Imron Arifin M. Pd (2) Prof. Dr. H. Ali Imron M. Pd M.Si (3) Dr. Mustiningsih M. Pd. Kata Kunci manajemen strategi profil pelajar pancasila pendidikan karakter sekolah berbasis keagamaan Manajemen strategi memiliki peran strategis dalam penerapan Profil Pelajar Pancasila khususnya di sekolah berbasis keagamaan. Menurut David (2011) strategi pendidikan yang efektif harus mampu menyelaraskan visi misi dan nilai-nilai lembaga dengan dinamika kebutuhan peserta didik. Dalam konteks ini sekolah berbasis keagamaan perlu merancang kebijakan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai religius dengan dimensi-dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila seperti beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berkebhinekaan global dan bernalar kritis. Secara empiris penelitian oleh Rukiyati amp Sumarni (2021) menunjukkan bahwa implementasi Profil Pelajar Pancasila di madrasah atau sekolah keagamaan yang didukung oleh perencanaan strategis mampu meningkatkan karakter peserta didik secara signifikan. Sekolah-sekolah yang memiliki strategi pengembangan karakter berbasis kurikulum merdeka juga terbukti lebih adaptif dalam membentuk lingkungan belajar yang inklusif dan transformatif. Dengan demikian manajemen strategi tidak hanya berfungsi sebagai alat kendali kelembagaan tetapi juga sebagai fondasi utama dalam membentuk peserta didik yang religius berintegritas dan siap menjadi warga negara yang aktif dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Fokus penelitian ini adalah analisis manajemen strategi dalam penerapan Profil Pelajar Pancasila di sekolah katolik penerapan nilai-nilai pancasila dalam konteks keagamaan katolikuntuk pembentukan karakter serta efektifitas dan akseptabilitas manajemen strategi terhadap pencapaian profil pelajar pancasila di sekolah katolik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Rancangan penelitian ini menggunakan studi multi situs di tiga sekolah katolik yakni SMAK Frateran Surabaya SMAK Frateran Maumere dan SMAK Frateran St. Gabriel Nunukan. Penelitian ini dilakukan secara sistematis dan mendalam untuk mendapatkan data akurat yang diperoleh melalui observasi wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan data yang ditemukan di lapangan peneliti mendeskripsikannya sesuai dengan fokus penelitian yakni tentang manajemen strategi implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam membangun pendidikan karakter pada sekolah berbasis keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) analisis manajemen strategi dalam penerapan Profil Pelajar Pancasila di sekolah katolik terdiri dari visi misi analisis SWOT kurikulum tenaga pendidik pengawasan dan evaluasi sarana prasarana (2) penerapan nilai-nilai Pancasila dalam konteks keagamaan katolik untuk pembentukan karakter pelajar terdiri dari integrasi nilai-nilai Pancasila dengan ajaran Katolik dalam pendidikan karakter konsep pendidikan karakter dalam agama Katolik perkembangan pribadi sosial dan akademik pelajar (3) efektivitas dan akseptabilitas manajemen strategi terhadap pencapaian Profil Pelajar Pancasila di sekolah katolik menunjukkan bahwa implementasi Profil Pelajar Pancasila dapat memperkuat pendidikan karakter pada sekolah berbasis keagamaan khususnya di sekolah-sekolah Katolik memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap karakter siswa. Saran kepada (1) Kepala SMAK Frateran Surabaya SMAK Frateran Maumere dan SMAK Frateran St Gabriel Nunukan sebagai masukan dalam penerapan Profil Pelajar Pancasila untuk membangun pendidikan karakter melalui penguatan nilai-nilai keimanan kedisiplinan tanggung jawab serta rasa hormat sejalan dengan pembelajaran moral dan etika kristiani (2) Guru di SMAK Frateran Surabaya SMAK Frateran Maumere dan SMAK Frateran St Gabriel Nunukan sebagai masukan dan motivasi bahwa Guru di sekolah Katolik yang tidak hanya berfungsi sebagai pengajar tetapi juga sebagai teladan dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dan karakter moral (3) Siswa di SMAK Frateran Surabaya SMAK Frateran Maumere dan SMAK Frateran St Gabriel Nunukan sebagai masukan membantu siswa untuk lebih mengembangkan diri dalam penguatan karakter (4) Kepala Yayasan Mardi Wiyata sub perwakilan Surabaya Maumere dan Nunukan. Hasil penelitian ini hendaknya menjadi rujukan bagi para kepala yayasan mardi Wiyata Sub Perwakilan untuk menjadikan kerangka konseptual ini sebagai pedoman penguatan pendidikan karakter pada sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan ketiga Yayasan tersebut. (5) Peneliti selanjutnya. Para peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan hasil penelitian ini misalnya mengadakan penelitian lintas kasus sehingga dapat menemukan gagasan-gagasan baru untuk memperdalam implementasi profil pelajara pancasila dan pendidikan karakter.