UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis Kemampuan Membayar (Ability to Pay) dan kemauan membayar (Willingness to Pay) pengguna Kereta Cepat Whoosh: Studi Kasus Rute Halim - Padalarang / Aliya Nuha Mardiyyah

Mardiyyah, Aliya Nuha - Nama Orang;

Abstrak
Hadirnya Kereta Cepat ldquo Whoosh rdquo menjadi alternatif baru dalam dunia transportasi publik untuk penduduk Jakarta dan Bandung. Penduduk di dua kota tersebut memiliki tingkat mobilitas yang cukup tinggi. Akan tetapi Whoosh belum mampu untuk mencapai target penumpang per harinya bahkan masih jauh dibawah target yang direncanakan. Penetapan tarif yang terlalu tinggi menjadi salah satu faktor utama belum tercapainya target penumpang per hari. Ability to pay dan willingness to pay adalah metode yang tepat untuk menghitung besaran tarif yang ideal. Tujuan dari diadakannya penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan karakteristik pengguna kereta cepat rute Halim-Padalarang (2) menganalisis besar nilai ability to pay dan willingness to pay pengguna kereta cepat rute Halim-Padalarang (3) menganalisis kesesuaian tarif yang berlaku pada kereta cepat rute Halim-Padalarang berdasarkan ability to pay dan willingness to pay. Rancangan penelitian ini diawali dengan melakukan pendekatan berbasis survei kepada para penumpang Whoosh sebagai sebuah populasi dalam penelitian ini. Kemudian dari keseluruhan populasi tersebut diambil sejumlah sampel yang dibutuhkan untuk mendukung penelitian ini dan mengolah data tersebut. Setelah diketahui maka akan diuji validitas dan reabilitas dari hasil pengolahan data. Untuk metode penelitian penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna Whoosh adalah didominasi oleh laki-laki berusia 25-34 tahun dan 35 ndash 44 tahun berpendidikan S1/D4 bekerja di sektor swasta dan berpenghasilan di atas Rp9.000.000 per bulan. Nilai rata-rata ATP responden untuk tarif Whoosh lebih tinggi dibandingkan tarif yang berlaku sedangkan nilai rata-rata WTP cenderung di bawah tarif yang telah ditetapkan. Hanya sebagian kecil pengguna yang bersedia atau mau membayar lebih tinggi dari tarif berlaku. Kesenjangan ini menunjukkan perlunya evaluasi atas struktur tarif serta peningkatan kualitas layanan guna mendorong minat masyarakat menggunakan Kereta Cepat Whoosh secara lebih luas.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Sipil, 2025.
Deskripsi Fisik
xviii, 76 hlm. : ilus.
Bahasa
Indonesia
No Reg
4315/RS/25
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2025
Subjek
1. KERETA CEPAT WHOOSH - PENGARUH KEMAMPUAN DAN KEMAUAN MEMBAYAR
2. WHOOSH FAST TRAIN - THE INFLUENCE OF ABILITY AND WILLINGNESS TO PAY

Pembimbing
1. Dr. Ir. Henri Siswanto, M.t.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik