Skripsi
Meningkatkan pemahaman dan keterampilan materi tipografi menggunakan model pembelajaran kolaboratif melalui asesmen diagnostik kognitif di kelas VII-D SMP Negeri 1 Singosari / Anggara Putra Kurniawan
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman dan keterampilan dari teori seni tipografi pada siswa kelas VII-D SMP Negeri 1 Singosari yang terlihat pada hasil pembelajaran siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan proses dan penerapan hasil model pembelajaran kolaboratif melalui asesmen diagnostik di kelas VII-D SMP Negeri 1 Singosari serta untuk meningkatkan pemahaman materi mereka terhadap materi seni tipografi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan meliputi tahapan perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-D yang berjumlah 33 siswa data diperoleh melalui wawancara observasi dokumentasi data berupa hasil tes asesmen diagnostik kognitif hasil analisis kegiatan siswa tes hasil pemahaman siswa hasil kreatifitas siswa dan catatan hasil per siklus. Pengumpulan data tersebut kemudian di analisis menggunakan analisis persentase dan analisis deskriptif kulaitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kolaboratif melalui asesmen diagnostik kognitif telah diterapkan sesuai sintaks pembelajaran kolaboratif. Berdasarkan hasil penerapan model pembelajaran kolaboratif melalui asesmen diagnostik kognitif diperoleh adanya rata-rata ketuntasan pada tahap pra-siklus mencapai 66 66% dengan persentase nilai pemahaman 83 09% dan pada aspek keterampilan diperoleh rata-rata sebesar 82 27%. Pada siklus I di tahap tindakan dengan melakukan tes asesmen diagnostik kognitif diperoleh rata-rata persentase nilai sebesar 84 24% tahap selanjutnya pada penilian proyek diperoleh rata-rata pemahaman pada siklus I mencapai 82 6% dan meningkat pada siklus II sebesar 84 5%. Pada aspek penilaian keterampilan pada siklus I persentase nilai yang diperoleh sebesar 90% lalu pada siklus II meningkat menjadi 95%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model kolaboratif berbasis asesmen diagnostik kognitif mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa kelas VII D terhadap materi seni tipografi.