Skripsi
Integrasi nilai-nilai tradisi dalam pembelajaran kimia berkelanjutan: sebuah gagasan / Salma Haninah Firdaus
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan gagasan konseptual mengenai integrasi nilai-nilai tradisi dalam pembelajaran kimia Sekolah Menengah Atas (SMA) berbasis keberlanjutan. Penelitian ini didasarkan pada urgensi untuk mereorientasi pendidikan kimia yang selama ini cenderung berfokus pada aspek kognitif menuju pembelajaran yang lebih kontekstual bermakna dan berakar pada nilai-nilai budaya serta keberlanjutan lingkungan. Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah dan buku yang relevan dan dianalisis menggunakan analisis kualitatif Miles amp Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa tradisi-tradisi lokal Indonesia seperti Nyadran (Jawa) Subak (Bali) Sasi (Maluku dan Papua) dan Mapalus (Minahasa) memuat nilai-nilai ekologis sosial dan spiritual yang sejalan dengan prinsip-prinsip green chemistry dan pendidikan berkelanjutan. Keempat tradisi tersebut dapat dijadikan sumber belajar kimia melalui pengintegrasian nilai-nilai tradisi dengan materi kimia SMA seperti larutan elektrolit reaksi redoks asam-basa sistem koloid termokimia dan kimia lingkungan. Integrasi ini tidak hanya memperkuat pemahaman konseptual siswa tetapi juga membangun kesadaran ekologis karakter budaya dan etika saintifik. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan etnokimia yang mengangkat nilai-nilai lokal sebagai konteks pembelajaran merupakan strategi inovatif untuk menciptakan pendidikan kimia yang inklusif relevan dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan pembelajaran kimia yang transformatif dan dapat dijadikan pijakan awal bagi guru maupun pengembang kurikulum untuk merancang perangkat ajar berbasis kearifan lokal dalam konteks pendidikan sains abad ke-21.