Skripsi
Hubungan antara persepsi siswa pada sarana dan prasarana praktikum dengan minat belajar siswa pada mata pelajaran praktik dasar teknik otomotif di kelas x tkro 2 smkn 1 kepanjen / Muhammad Nur Fajri
Abstrak
Dalam konteks sekolah menengah kejuruan sarana merujuk pada alat media atau fasilitas yang secara langsung digunakan oleh siswa guru dan tenaga pendukung lainnya dalam proses pembelajaran. Prasarana pada SMK mencakup infrastruktur fisik yang menjadi elemen pendukung bagi pelaksanaan kegiatan akademik non akademik dan pengelolaan administrasi. minat belajar siswa terhadap mata pelajaran dasar teknik otomotif sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara presepsi siswa pada sarana dan prasarana praktikum dengan minat belajar siswa dalam melaksanakan kegiatan praktikum. Sarana dan prasarana praktikum seperti alat fasilitas dan lingkungan laboratorium memiliki peranan penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran di bidang teknologi otomotif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang di isi oleh siswa X TKRO 2 SMKN 1 Kepanjen. Analisis data dilakukan untuk mengetahui sejauh mana ketersediaan dan kualitas sarana serta prasarana memengaruhi minat belajar siswa. Analisis data menunjukkan penemuan terdapat 3 jumlah sarana unit mobil di jurusan TKRO jika terdapat kerusakkan fatal pada salah satu mobil akan terjadi kekurangan jumlah dikarenakkan tidak ada cadangan. Pada penelitian ini menemukan hasil analisis data terhadap sarana dan prasarana praktikum dengan minat belajar memiliki presentase 54 76% untuk kategori setuju. Adanya hubungan yang signifikan terhadap sarana dan prasarana dengan minat belajar siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sarana dan prasarana praktikum di kelas X TKRO 2 SMKN 1 Kepanjen masih terbatas baik dari segi jumlah maupun kesiapan alat sehingga berdampak pada minat belajar siswa. Melalui uji regresi linear sederhana diperoleh nilai R sebesar 0 522 dan R sup2 sebesar 0 272 yang berarti sarana dan prasarana praktikum memberikan kontribusi sebesar 27 2% terhadap variasi minat belajar siswa. Hasil uji korelasi Pearson juga menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara sarana prasarana praktikum dengan minat belajar siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ketersediaan dan kualitas sarana prasarana praktikum memiliki peran penting dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Dasar Teknik Otomotif. Penelitian ini menunjukkan bahwa sarana dan prasarana praktikum berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar siswa. Fasilitas yang lengkap nyaman dan siap pakai terbukti mampu meningkatkan motivasi antusiasme dan partisipasi siswa dalam pembelajaran praktik Dasar Teknik Otomotif.