Disertasi
Pengaruh model problem based learning (PBL) berbantuan magic school AI dan literasi sains terhadap critical thinking siswa kelas 5 sekolah dasar di Kota Blitar / Mohamad Fatih
Abstrak
Berdasarkan temuan masalah dalam penelitia ini diantaranya 1) pembelajaran monoton 2) guru yang belum memanfaat teknologi dengan baik 3) kemampuan literasi sains belum optimal dan 4) kemampuan critical thinking siswa belum optimal diberdayakan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengkaji signifikansi perbedaan critical thinking antara kelas PBL amp PBL- AI. 2) Mengkaji signifikansi perbedaan critical thinking siswa berkemampuan literasi sains (rendah amp tinggi) antara kelas PBL amp PBL- AI. 3) Mengkaji pengaruh interaksi antara model Pembelajaran (PBL amp PBL-AI) dengan literasi sains rendah amp tinggi (LSR amp LST) terhadap critical thinking siswa kelas 5 SD di Kota Blitar. Penelitian ini mengunakan desain / rancangan quasi eksperimen nonequivalent control group design dengan faktorial 2x2. Subjek Penelitian Kelas 5 SD di Kota Blitar. Sampel penelitian dibagi menjadi 4 kelompok yaitu 1) Model PBL literasi sains rendah. 2) Model PBL literasi sains tinggi. 3) Model PBL magic school AI literasi sains rendah 4) Model PBL bantuan Magic School AI literasi sains tinggi. Instrumen penelitian menggunakan pre amp pos tes yang disusun sesuai indikator literasi sains amp critical thinking. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode statistik ancova amp two way ancova untuk menguji perbedaan signifikan antara kelompok PBL amp PBL-AI dengan literasi sains rendah amp tinggi (LSR amp LST). Berdasarkan hasil analisa data amp pembahasan penelitian diperoleh sebagai berikut 1) Hasil uji ancova tests of between-subjects effects menunjukkan nilai F 9.324 Sig (p) 0.004 lt 0 05 dan Partial Eta Squared 0.197. Hal tersebut menunjukan perbedaan secara signifikan critical thinking dengan nilai estimate margin mean model pembelajaran PBL 76.898 dan PBL AI 85.607. 2) Hasil tests of between-subjects effects menunjukkan nilai F 4.555 Sig (p) 0.04 lt 0 05 Partial Eta Squared 0.112. Hal tersebut menunjukan terdapat perbedaan secara signifikan critical thinking pada pada pembelajaran PBL amp PBL-AI ditinjau dari literasi sains rendah (LSR) amp tinggi (LST) dengan nilai estimated marginal mean 77.876 amp 84.839. 3) Hasil output uji between subject effect memperoleh hasil F 4.387 amp Sig 0.010 lt 0 05 hal ini menunjukan terdapat pengaruh interaksi signifikan antara model PBL amp PBL-AI dengan LSR amp LST. Perolehan nilai estimate marginal mean 1) PBL amp LSR 72.690 2) PBL amp LST 81.211 3) PBL-AI amp LSR 83.062 4) PBL-AI amp LST 88.468. Nilai kekuatan interaksi 1) PBL amp LSR dengan PBL-AI amp LST (Mean -15.778 p 0.001) menunjukan interaksi sangat kuat 2) PBL amp LSR dengan PBL-AI amp LSR (Mean -10.372 p 0.022) menunjukan interaksi kuat 3) Sedangkan perpedaan interaksi lainnya seperti antara PBL-AI amp LSR dengan PBL-AI amp LST atau PBL amp LST dengan PBL-AI LST tidak menunjukkan interaksi yang kuat. Simpulan penelitian ini 1) Terdapat perbedaan signifikan critical thinking antara PBL amp PBL-AI. 2) Terdapat perbedaan signifikan critical thinking siswa berkemampuan literasi sains rendah (LSR) amp tinggi (LST) pada kelas model PBL amp PBL-AI. 3) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara kelas model PBL amp PBL-AI dengan literasi sains rendah (LSR) amp tinggi (LST) terhadap critical thinking siswa kelas 5 SD. Berdasarkan simpulan tersebut guru disarankan mulai mengintegrasikan teknologi berbasis AI ke dalam pembelajaran sains di tingkat SD. Sekolah diharapkan mengalokasikan sumber daya teknologi secara adil dan merata serta menyusun program pembelajaran diferensiatif yang memanfaatkan AI. Bagi peneliti masih dibutuhkan penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih besar dan pada jenjang pendidikan yang lebih luas dengan memperhatikan variabel mediasi.