Disertasi
Pengembangan model pembelajaran realistik bercirikan open ended (ReBOE) untuk mendukung keterampilan berpikir kreatif mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar / Ika Rahmawati
Abstrak
Perkembangan abad ke-21 menuntut calon guru untuk memiliki keterampilan berpikir kreatif dalam merancang pembelajaran yang adaptif inovatif dan reflektif. Namun kenyataannya proses pembelajaran khususnya pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) masih didominasi oleh model konvensional yang kurang memberi ruang eksplorasi ide mahasiswa. Kajian awal menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kreatif mahasiswa PGSD masih rendah dalam menyelesaikan masalah matematika yang menuntut pemikiran terbuka dan alternatif. Di sisi lain keterampilan berpikir kreatif sangat penting untuk mendukung kompetensi pedagogis guru dalam menghadapi tantangan pendidikan dasar. Oleh karena itu diperlukan suatu model pembelajaran yang tidak hanya kontekstual tetapi juga memberi ruang berpikir terbuka yaitu Model Pembelajaran Realistik Bercirikan Open Ended (ReBOE). Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan pendekatan developmental research dengan mengadaptasi model pengembangan Plomp dalam tiga fase preliminary research prototype dan assessment phase. Pengembangan model pembelajaran ReBOE telah menghasilkan sintaks pembelajaran yakni (1) penyajian masalah kontekstual open-ended (2) pemahaman masalah (3) matematisasi permasalahan (4) perencanaan penyelesaian masalah (5) penyelesaian masalah (6) penyajian hasil penyelesaian masalah serta (7) evaluasi dan kesimpulan. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli desain pembelajaran uji keefektifan menggunakan uji-t terhadap keterampilan berpikir kreatif mahasiswa dan uji kepraktisan melalui observasi keterlaksanaan model serta angket respon mahasiswa. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif untuk mengukur kelayakan model yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ReBOE memenuhi kriteria valid efektif dan praktis. Skor kevalidan model mencapai rata-rata 85 2% (kategori valid). Keefektifan model dibuktikan melalui hasil uji-t yang signifikan (Sig. 0 000 lt 0 05) dengan persentase n-gain sebesar 79 39% yang menunjukkan bahwa pelaksanaan model ReBOE dinyatakan efektif. Sementara itu kepraktisan model ditunjukkan dengan rata-rata skor keterlaksanaan 89 4% dan respons positif mahasiswa sebesar 82 69% menilai sangat baik. Temuan ini membuktikan bahwa ReBOE mampu mengembangkan indikator berpikir kreatif mahasiswa seperti fluency flexibility elaboration dan originality. Implikasinya ReBOE dapat menjadi alternatif model pembelajaran matematika di PGSD yang mendorong mahasiswa menjadi calon pendidik yang adaptif reflektif dan kreatif.