Skripsi
The influence of digital literacy, learning methods, and school assignments toward student’s learning in the subject of lathe machining techniques results at Vocational High School Islam 1 Blitar / Mohamad Ivan Afif Pramudya
Abstrak
Perkembangan teknologi informasi di era digital menuntut dunia pendidikan untuk beradaptasi melalui peningkatan literasi digital siswa. Literasi digital metode pembelajaran dan pemberian tugas sekolah diyakini memiliki peran penting dalam mendukung hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SMK Islam 1 Blitar dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital metode pembelajaran dan tugas sekolah terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Teknik Pemesinan Bubut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XII Teknik Pemesinan di SMK Islam 1 Blitar dengan jumlah sampel sebanyak 138 siswa yang ditentukan melalui rumus Slovin. Instrumen pengumpulan data terdiri dari kuesioner dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel metode pembelajaran dan tugas sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa sedangkan secara simultan variabel literasi digital metode pembelajaran dan tugas sekolah tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Data responden mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa memiliki literasi digital yang baik metode pembelajaran yang digunakan tergolong efektif serta tugas sekolah yang diberikan cukup membantu pemahaman materi. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi teknologi penerapan strategi pembelajaran yang tepat dan pengelolaan tugas yang terstruktur mampu meningkatkan motivasi dan capaian akademik siswa secara keseluruhan di SMK Islam 1 Blitar. Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh disarankan agar SMK Islam 1 Blitar meningkatkan kualitas metode pembelajaran memaksimalkan literasi digital dan mengevaluasi pemberian tugas agar lebih mendukung pengembangan kemampuan siswa. Guru diharapkan lebih aktif menggunakan teknologi menerapkan pembelajaran berbasis proyek serta memberikan tugas yang mendorong keterampilan praktis dan berpikir kritis. Sementara itu siswa perlu lebih mandiri dalam belajar aktif dalam praktik dan diskusi serta memanfaatkan tugas sebagai sarana persiapan menghadapi dunia kerja di bidang teknik.