Skripsi
Edukasi bencana gempa bumi terhadap anak usia dini melalui permainan earthquake escape / Safira Badzlin
Abstrak
Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana alam yang tinggi terutama gempa bumi karena terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik dunia. Meskipun demikian kesiapsiagaan masyarakat masih tergolong rendah dan anak usia dini menjadi kelompok yang paling rentan. Minimnya pengetahuan serta keterampilan menghadapi bencana menjadikan anak-anak sering kali menjadi korban. Kondisi ini menegaskan perlunya strategi pendidikan mitigasi bencana sejak usia dini dengan pendekatan yang sesuai salah satunya melalui permainan yang menyenangkan. Permainan Earthquake Escape dikembangkan untuk mengenalkan konsep gempa bumi dan melatih keterampilan evakuasi anak usia 4 ndash 6 tahun. Media ini disusun dalam bentuk pos kegiatan yang memuat pengalaman langsung antara lain menonton video edukasi menyanyikan lagu praktik menyelamatkan diri di dalam kelas memahami efek gempa membuat seismograf sederhana serta simulasi evakuasi ke luar ruangan. Pendekatan berbasis permainan dirancang agar anak memperoleh pengalaman belajar yang konkret interaktif dan sesuai tahap perkembangan sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri serta sikap tanggap ketika menghadapi situasi darurat. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research amp Development) dengan model sintesis yang mencakup enam tahap (1) analisis kebutuhan (2) perancangan produk (3) pengembangan model (4) validasi oleh ahli (5) uji coba kelompok kecil dan (6) uji coba kelompok besar. Subjek penelitian adalah anak usia dini di POS PAUD Matahari Malang dengan 5 anak pada uji coba kecil dan 25 anak pada uji coba besar. Data dikumpulkan melalui observasi wawancara dan angket validasi oleh ahli materi ahli permainan serta guru sebagai pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Earthquake Escape dinilai layak dari aspek isi keamanan kemenarikan dan efektivitas. Ahli materi menilai permainan ini cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman anak mengenai gempa bumi dan langkah-langkah evakuasi. Ahli permainan menilai produk ini sangat menarik aman serta mudah diintegrasikan ke dalam pembelajaran anak usia dini. Guru menilai permainan membantu dalam menyampaikan materi mitigasi secara sederhana dan praktis. Uji coba di lapangan membuktikan bahwa anak-anak antusias mampu mengikuti instruksi dan dapat mempraktikkan evakuasi dengan benar. Kesimpulannya permainan Earthquake Escape efektif sebagai sarana edukasi mitigasi bencana gempa bumi untuk anak usia dini. Produk ini tidak hanya menambah pengetahuan dan keterampilan anak tetapi juga membentuk sikap kooperatif berani dan tidak panik. Inovasi ini memberi kontribusi penting bagi pendidikan kebencanaan di Indonesia terutama pada tingkat anak usia dini yang selama ini kurang mendapat perhatian.