Skripsi
Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap rasa ingin tahu dan hasil belajar siswa pada materi bentang alam Kelas III SD/ Ivozen Arsita
Abstrak
Pelaksanaan pembelajaran di SDN 3 Sananwetan ditemukan permasalahan terkait rendahnya sikap ilmiah rasa ingin tahu dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Tampak pada siswa yang bersikap pasif selama proses pembelajaran. Sikap tersebut ditunjukkan dengan rendahnya keinginan siswa untuk bertanya selama pembelajaran. Rendahnya tingkat rasa ingin tahu pada siswa menyebabkan rendahnya hasil belajar karena siswa kurang mendapatkan pengetahuan secara mendalam. Hal tersebut tidak sesuai dengan hakikat IPA dan Rasional Kurikulum Merdeka dimana pembelajaran IPA seharusnya berfokus pada pengalaman secara langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen quasi eksperimen di salah satu SDN di Kota Blitar. Subjek penelitian ini merupakan siswa kelas III-A dan III-B berjumlah 48 siswa setiap kelas berisi 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan tes dengan data yang terkumpul dilakukan pengujian secara stastistik dengan berbantuan aplikasi SPSS versi 25 for windows. Secara keseluruhan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berjalan dengan baik dan lancar. Hasil penelitian menunjukkan model inkuiri terbimbing mampu menciptakan suasana belajar yang aktif bermakna dan menyenangkan bagi siswa sehingga berpengaruh positif terhadap rasa ingin tahu dan hasil belajar siswa pada materi bentang alam kelas III SDN 3 Sananwetan secara bersamaan. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji MANOVA yang memperoleh nilai signifikansi sebesar 0 014 gt 0 05.