Skripsi
Pengaruh model game-based learning terhadap keterampilan menganalisis siswa pada materi pengenalan sel kelas viii di SMPN 30 Malang / Kezia Holyda Citra Dewi
Abstrak
Kemampuan menganalisis (analytical skill) ialah salah satu keterampilan dasar yang penting dimiliki oleh setiap individu dalam menghadapi berbagai tantangan pembelajaran di era abad ke-21 saat ini keterampilan ini merupakan bagian dari keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara penerapan model game-based learning dan metode diskusi terhadap kemampuan menganalisis siswa SMPN 30 Malang pada materi pengenalan sel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Nonequivalent Control Group Design melibatkan dua kelompok kelompok eksperimen dengan model game-based learning dan kelompok kontrol dengan metode diskusi konvensional. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keduanya baik model pembelajaran game-based learning maupun metode diskusi masing-masing berdampak terhadap keterampilan menganalisis siswa. Namun pada model pembelajaran game-based learning berdampak terhadap penurunan skor keterampilan menganalisis. Serta pada metode diskusi berdampak terhadap peningkatan skor menganalisis siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa model game-based learning belum menunjukkan efektivitas optimal dalam meningkatkan kemampuan menganalisis siswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk pengembangan model pembelajaran inovatif yang lebih tepat guna dalam membangun keterampilan berpikir kritis di tingkat SMP.