Skripsi
Keterkaitan teacher positioning guru fisika dengan physics identity siswa di kelas fisika / Ludihansia Sihite
Abstrak
Pembelajaran fisika yang sering dianggap sulit dan abstrak oleh banyak siswa tidak hanya dipengaruhi oleh kompleksitas materi tetapi juga oleh faktor lingkungan belajar terutama interaksi antara guru dan siswa di dalam kelas yang berperan dalam mendorong keterlibatan siswa. Interaksi tersebut dipengaruhi oleh bagaimana cara guru memposisikan dirinya di dalam kelas yang dikenal dengan istilah teacher positioning. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana teacher positioning dalam pembelajaran fisika berkaitan pada pembentukan physics identity siswa. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMA Negeri di Kota Kediri dengan subjek penelitian yang terdiri dari empat kelas yang melibatkan total 120 siswa dan empat guru fisika (Ms. T Ms. S Mr. X dan Ms. I ) menggunakan desain studi kasus. Data kualitatif diperoleh dari guru melalui wawancara dan observasi kelas untuk menggali teacher positioning serta keterlibatan siswa. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner physics identity yang telah diisi siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teacher positioning yang terwujud dalam isyarat fisik struktural kontekstual dan sosial memiliki peran penting dalam membentuk physics identity siswa yang mencakup minat kinerja kompetensi dan rekognisi mereka terhadap fisika. Keempat isyarat ini secara bersama sama menciptakan pembelajaran yang mendukung keterlibatan aktif siswa di kelas sehingga memperkuat physics identity siswa. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa isyarat fisik menjadi isyarat yang paling dominan muncul dari keempat guru sehingga mendorong siswa untuk lebih percaya diri terlibat aktif dalam pembelajaran serta menumbuhkan minat belajar yang kuat. Guru perlu memperhatikan penggunaan teacher positioning yang tepat di dalam kelas sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang lebih baik.