Tesis
Pengembangan panduan bimbingan klasikal dengan pendekatan structured learning approach berbasis nilai bethek-sinoman untuk mengembangkan tindakan altruis pada siswa SMA/ Destanika Dhiffa Ralianti
Abstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan buku panduan Structure Learning Approach Berbasis Nilai Bethek-Sinoman untuk mengembangkan Sikap Altruisme Siswa SMA. Saat ini kurangnya sikap altruisme pada individu disebabkan oleh long effect covid-19 dan efek dari industri 4.0. Efek jangka panjang covid-19 dan efek industri 4.0 menyebabkan individu memiliki sikap individualisme karena pada saat covid-19 bahwa terdapat batasan interaksi dengan orang lain hingga berdampak jangka panjang terhadap komunikasi individu dengan orang lain tersebut serta adanya pergeseran nilai pada era digital saat ini yang akan memengaruhi kepribadian individu. Sikap individualisme kerap terjadi pada masa remaja akhir sehingga konselor memberikan layanan pada jenjang SMA yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik yaitu melalui metode structure learning approach karena metode ini berfokus untuk memberikan pelatihan mengenai ketrampilan sosial. Teknik structure learning approach dikaitkan dengan nilai bethek-sinoman disebabkan nilai ini memiliki makna jiwa kegotong-royongan yang timbul dari self awerness bukan dari keterpaksaan. Jadi untuk mengembangkan tindakan altruis maka dikaitkan dengan nilai bethek-sinoman yang erat kaitannya pada karakter gotong royong dan diimplementasikan dengan metode structure learning approach. Untuk menguji keberterimaan buku panduan ini maka peneliti menggunakan model ADDIE yang mencakup langkah-langkah analysis design development implementation dan evaluation. Rancangan dalam penelitian ini diawali dengan mengembangkan sebuah produk secara utuh sesuai langkah model ADDIE. Produk dikatakan layak apabila memenuhi keberterimaan produk sesuai dengan aspek adapun aspek-aspek tersebut antara lain aspek ketepatan kegunaan kemudahan dan kemenarikan. Uji ahli antara lain uji ahli materi bimbingan dan konseling uji ahli materi budaya uji ahli media pembelajaran dan uji calon pengguna produk yaitu konselor sekolah. Uji coba keefektifan panduan dilakukan kepada peserta didik di SMA Nurul Huda kelas X. Data hasil pengembangan adalah data kuantitatif dan kualitatif data numerik dianalisis dari pertimbangan uji ahli serta uji dengan the wilcoxon signed rank test guna mengetahui adanya signifikansi perubahan antara sebelum dan sesudah pemberian intervensi pada subjek penelitian. Hasil penelitian menghasilkan keberterimaan produk secara tepat mudah menarik dan tentunya berguna untuk digunakan oleh konselor. Hasil penilaian dua ahli bimbingan dan konseling memiliki skor rata-rata sebesar 0 96 dengan indeks keberterimaan sangat tinggi penilaian ahli materi budaya berada pada skor rata-rata sempurna yaitu 1 00 lalu dua ahli media pembelajaran dengan skor rata-rata yang didapat 0 97 dan dua uji calon pengguna produk dengan skor rata-rata sebesar 0 94. Seluruh skor rata-rata dari uji ahli bahwa produk memiliki kualifikasi sangat tinggi dan berketerangan sangat layak akan tetapi terdapat beberapa revisi. Hasil uji wilcoxon signed rank menunjukkan bahwa nilai sig sebesar 0 000 lt 0 05. Hal ini terdapat peningkatan skor secara signifikan dari sebelum intervensi dan sesudah intervensi dalam pemberian layanan bimbinga klasikal dengan pendekatan structured learning approach berbasis nilai bethek-sinoman. Kemudian saran yang dapat menjadi pertimbangan penelitian selanjutnya mencakup (1) Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dapat perlunya memahami dengan baik prosedur dan materi dalam panduan agar dapat mencapai tujuan yaitu siswa dapat mengembangkan tindakan altruisnya (2) peneliti selanjutnya dapat memberikan kelompok kontrol dalam desain uji eksperimen yang hanya menggunakan satu kelompok pretest dan posttest untuk menilai efektivitas produk.