Tesis
Pengaruh gamifikasi disertai formatif feedback terhadap pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa sma pada materi hukum newton / Salsabila Indiana Zulfa
Abstrak
Hukum Newton merupakan konsep fundamental dalam fisika yang penting untuk dipahami siswa sekaligus berkaitan erat dengan kemampuan berpikir kritis. Namun penelitian menunjukkan masih banyak siswa mengalami kesulitan dan miskonsepsi meskipun telah mempelajari materi ini yang berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh gamifikasi formatif feedback (GF2) terhadap pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Hukum Newton. Metode yang digunakan adalah kuantitatif quasi-experiment dengan desain pre-test dan post-test control group melibatkan 34 siswa kelas eksperimen dan 34 siswa kelas kontrol. Penelitian dilaksanakan dalam 10 pertemuan dengan penerapan GF2 pada kelas eksperimen dan web-based formative pada kelas kontrol. Instrumen pengukuran meliputi tes pemahaman konsep yang diadaptasi dari soal FCI dan tes kemampuan berpikir kritis dari buku Fisika Dasar. Analisis data menggunakan statistik deskriptif uji Shapiro-Wilk Wilcoxon Mann-Whitney serta perhitungan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan kelas eksperimen unggul dibandingkan kelas kontrol pada peningkatan pemahaman konsep (N-gain 0 46 kategori medium atas) dan kemampuan berpikir kritis (N-gain 0 12 kategori rendah) sedangkan kelas kontrol memperoleh skor lebih rendah pada kedua aspek. Peningkatan pemahaman konsep tertinggi ditemukan pada indikator hukum III Newton sedangkan kemampuan berpikir kritis paling menonjol pada indikator reasoning. Disarankan pendidik memberikan lebih banyak soal pada konsep hukum II Newton dan memanfaatkan free body diagram untuk melatih analisis gaya. Penerapan beragam bentuk gamifikasi di luar jam pembelajaran juga direkomendasikan untuk menjaga motivasi belajar mandiri siswa. Keterbatasan penelitian ini meliputi durasi yang singkat dan hanya menggunakan data kuantitatif sehingga penelitian selanjutnya disarankan menambah durasi serta mengombinasikan data kualitatif untuk memperkuat temuan.