Tesis
Optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan dalam peningkatan prestasi nonakademik (studi multi situs SMAN 1 Singosari dan SMAN 1 Lawang) / Abay Asif Barkhiyah
Abstrak
Pendidikan modern menuntut pengembangan potensi siswa secara menyeluruh tidak hanya dalam aspek akademik tetapi juga dalam bidang nonakademik. Dalam konteks ini sarana dan prasarana pendidikan memiliki peran krusial dalam menunjang kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan minat bakat kreativitas dan karakter siswa. Permasalahan yang muncul adalah belum optimalnya pemanfaatan sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah baik karena kurangnya kebijakan pendukung keterbatasan pengelolaan maupun rendahnya partisipasi siswa. Kondisi ini menjadi latar belakang penting untuk mengkaji bagaimana optimalisasi Pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan dapat mendorong prestasi nonakademik siswa secara efektif dan berkelanjutan. Fokus penelitian ini diarahkan pada tiga aspek utama yaitu (1) bagaimana tingkat kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan dalam mendukung peningkatan prestasi nonakademik di SMAN 1 Singosari dan SMAN 1 Lawang (2) bagaimana peran dan strategi sekolah dalam mendayagunakan sarana dan prasarana pendidikan secara optimal dan (3) bagaimana tingkat pemanfaatan sarana dan prasarana oleh siswa dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mereka di bidang nonakademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam dan sistematis bagaimana kondisi nyata di lapangan terkait kelengkapan dan pemanfaatan sarana prasarana dalam konteks prestasi nonakademik. Penelitian ini juga dimaksudkan untuk mengeksplorasi strategi konkret yang dilakukan sekolah dalam mengelola fasilitas yang tersedia termasuk melalui kebijakan program penjadwalan dan bentuk kolaborasi dengan pihak eksternal. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana siswa memanfaatkan sarana tersebut untuk pengembangan diri secara aktif bertanggung jawab dan kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multi-situs. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara mendalam dan dokumentasi pada dua lokasi penelitian SMAN 1 Singosari dan SMAN 1 Lawang. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi dibantu dengan pengolahan data menggunakan NVivo. Validitas data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber dan metode. Kehadiran peneliti secara langsung di lapangan juga memperkuat keabsahan data dan kedalaman informasi yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah memiliki sarana dan prasarana nonakademik yang cukup memadai meskipun terdapat perbedaan pendekatan dalam pengelolaan dan pemanfaatannya. SMAN 1 Singosari menonjol dalam pemanfaatan fasilitas internal yang terintegrasi dengan program ekstrakurikuler yang aktif seperti olahraga seni dan keagamaan. Sementara itu SMAN 1 Lawang lebih mengedepankan kerja sama dengan pihak eksternal serta memberikan kebebasan kepada siswa dalam memilih kegiatan sesuai minat. Strategi penjadwalan yang terstruktur sistem pelaporan yang responsif dan pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam optimalisasi sarana pendidikan untuk peningkatan prestasi nonakademik siswa. Sebagai saran sekolah diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas dan pemeliharaan sarana serta memperluas akses bagi seluruh siswa agar partisipasi mereka dalam kegiatan nonakademik semakin merata. Perlu juga ditingkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara bertanggung jawab. Selain itu penguatan kerja sama dengan pihak luar seperti pelatih profesional dan institusi mitra akan memperkaya pengalaman belajar siswa. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pengembangan manajemen sarana dan prasarana pendidikan dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif holistik dan kompetitif di era global.