Tesis
Pengembangan bahan ajar menulis wacana bertema pariwisata Jawa Timur untuk pelajar BIPA / Caesar \'Adlu Hakim
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil wawancara terhadap guru BIPA bahwa pelajar BIPA masih memiliki kendala dalam keterampilan menulis yaitu ide dalam satu paragraf dengan paragraf selanjutnya tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar menulis wacana bertema pariwisata Jawa Timur untuk pelajar BIPA. Keterampilan menulis wacana dalam bahasa target merupakan tantangan yang kompleks bagi pelajar BIPA yang seringkali menghadapi kesulitan dalam menemukan topik yang relevan dan kosakata yang kontekstual untuk menghasilkan tulisan yang otentik. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan mengintegrasikan muatan pariwisata. Integrasi ini tidak hanya membantu pelajar menemukan inspirasi dari destinasi nyata tetapi juga secara tidak langsung memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia. Dengan menyajikan materi dalam konteks pariwisata yang menarik pembelajar BIPA dapat lebih termotivasi dalam berlatih menulis sekaligus mendapatkan wawasan budaya yang berfungsi sebagai sarana diplomasi. Penelitian dan pengembangan ini menerapkan model pengembangan 4D (Define Design Develop dan Disseminate) untuk menghasilkan produk penelitian berupa bahan ajar bertema pariwisata Jawa Timur untuk pelajar BIPA. Tahap penetapan diawali dengan analisis kebutuhan melalui telaah kurikulum SKL BIPA dan wawancara dengan praktisi. Hasil analisis menunjukkan perlunya bahan ajar menulis wacana bertema pariwisata Jawa Timur untuk pelajar BIPA . Berdasarkan temuan tersebut dilanjutkan ke tahap kedua adalah perancangan bahan ajar dengan menyusun spesifikasi produk yang terdiri atas empat unit yang masing-masing berfokus pada satu jenis teks yaitu teks deskripsi teks eksplanasi teks narasi dan teks argumentasi. Selain itu setiap unit terintegrasi dengan muatan pariwisata Jawa Timur yang berbeda pada setiap unit yaitu wisata alam wisata budaya wisata sejarah dan wisata kuliner. Tahap selanjutnya adalah pengembangan bahan ajar spesifikasi produk dikembangkan menjadi produk bahan ajar cetak bertema pariwisata Jawa Timur. Kemudian bahan ajar dilakukan uji kelayakan bahan ajar oleh ahli materi BIPA ahli media pembelajaran BIPA ahli pariwisata dan dua praktisi BIPA. Setelah itu dilakukan revisi untuk menyempurnakan aspek isi bahasa dan tampilannya. Tahap terakhir adalah penyebarluasan produk akhir yang telah direvisi berdasarkan validator diserahkan kepada lembaga Pusat Studi Bahasa dan Budaya Indonesia (PSBBI) BIPA Universitas Negeri Malang. Hasil uji kelayakan bahan ajar dilakukan oleh ahli materi BIPA ahli media pembelajaran BIPA ahli pariwisata dan dua praktisi yang dibagi menjadi tiga aspek penting yaitu (1) aspek kelayakan isi bahan ajar (2) aspek kelayakan bahasa bahan ajar dan (3) aspek kelayakan tampilan bahan ajar. Hasil validasi berdasarkan tiga ahli terkait isi bahan ajar mendapat skor rata-rata 92 8% (kategori sangat layak) dan hasil validasi berdasarkan dua praktisi BIPA mendapat skor rata-rata 83% (kategori layak). Kelayakan bahasa bahan ajar oleh tiga ahli mendapat skor rata-rata 91 6% (kategori sangat layak) dan berdasarkan dua praktisi BIPA mendapatkan skor rata-rata 68 75% (kategori kurang layak). Kemudian hasil validasi berdasarkan tiga ahli terkait tampilan bahan ajar mendapat skor rata-rata 89 6% (kategori sangat layak) dan hasil validasi berdasarkan dua praktisi BIPA mendapat skor rata-rata 75% (kategori kurang layak). Secara keseluruhan bahan ajar ini mendapatkan persentase skor 83 45% dengan kategori layak diimplementasi dengan sedikit revisi.