Tesis
Pengembangan bahan ajar berbasis google sites tentang bencana alam pada masa Majapahit dan mitigasinya untuk menunjang kemampuan berpikir spasial dan kesadaran sejarah mahasiswa Departemen Sejarah Universitas Negeri Malang / Anisa Musyaroful Ikhrom
Abstrak
Kajian ini merupakan penelitian dan pengembangan bahan ajar berbasis Google Sites yang mana bahasan yang dikaji yaitu mengenai sejarah bencana alam pada masa Majapahit dan mitigasinya. Pembahasan ini relevan dan memiliki urgensi bagi mahasiswa Pendidikan Sejarah sebagai calon pendidik. Sejarah bencana harus selalu dikaji lebih lanjut mengingat bencana tersebar hampir seluruh wilayah di Indonesia. Sehingga masyarakat seharusnya memiliki pengetahuan kesiapsiagaan bencana. Akan tetapi masyarakat minim pengetahuan akan kesadaran dalam mitigasi bencana sehingga perlunya pengetahuan mengenai spasial atau keruangan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pentingnya meningkatkan kewaspadaan akan bencana dengan menumbuhkan rasa kesadaran akan sejarah. Pentingnya belajar sejarah menjadi hal yang harus diperhatikan mengingat pemberitaan mengenai bencana ternyata sudah terjadi sejak adanya Kerajaan Majapahit. Tinggalan seperti prasasti manuskrip kuno dan candi memiliki informasi mengenai bencana dan mitigasinya. Mahasiswa dituntut untuk menganalisis mengapa peristiwa bencana terjadi ditempat tersebut. Apakah ada korelasi antara ditemukannya bukti arkeologi narasi dalam prasasti dan cerita dalam manuskrip kuno. Lalu dengan dipaparkannya data tersebut mahasiswa dituntut untuk memiliki sikap kesiapsiagaan akan bencana apalagi jika tinggal disekitar tempat yang rawan akan bencana. Terdapat beberapa alternatif mitigasi bencana yang dilakukan oleh masyarakat Majapahit kala itu dan harus ada implementasi dari setiap manusia untuk memiliki rasa kesadaran sejarah. Pengembangan bahan ajar diperlukan sebagai penunjang dalam proses pembelajaran. Peneliti menginginkan agar proses penyampaian materi mengenai bencana tersebut memanfaatkan teknologi berbasis Google Sites sehingga mempermudah mahasiswa mengakses dimanapun dan kapanpun. Pemahaman terhadap sejarah bencana ada kaitannya dengan kemampuan berpikir spasial dan kesadaran sejarah dalam proses pembelajaran sejarah khususnya Geohistori. Maka perlunya kajian lebih mendalam dengan mengembangkan produk Google Sites dengan materi bencana alam pada masa Majapahit dan mitigasinya. Penggunaan bahan ajar berbasis Google Sites tentang bencana alam pada masa Majapahit dan mitigasinya ini mampu ditampung dalam bahan ajar yang memberikan pengalaman belajar berbeda dengan dipaparkan sumber sejarah yang terdiri atas manuskrip kuno prasasti dan bukti arkeologi berupa peninggalan candi. Berdasarkan hal tersebut peneliti bermaksud menyusun proposal penelitian yang berjudul Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Google Sites tentang Bencana Alam pada Masa Majapahit dan Mitigasinya untuk Menunjang Kemampuan Berpikir Spasial dan Kesadaran Sejarah Bagi Mahasiswa Departemen Sejarah Universitas Negeri Malang. Pengembangan tersebut dikaji secara mendalam pada matakuliah Geohistori. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model penelitian dan pengembangan Borg dan Gall. Research and Development merupakan model pengembangan yang menggunakan temuan penelitian untuk merancang produk dan prosedur baru yang kemudian diuji secara sistematis di lapangan dievaluasi dan diperbaiki hingga memenuhi kriteria tertentu mengenai efektivitas kualitas atau standar yang relevan. Alasan pemilihan model ini karena penelitian pengembangan menghasilkan dan berorientasi pada produk. Model ini terdapat 10 langkah namun peneliti hanya mengadopsi 7 langkah saja disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Langkah-langkah dari penelitian ini yaitu research and information collecting planning develop preliminary form of product main product revision main field testing operational field testing dan final product revision. Hasil dari dilakukannya beberapa uji dari serangkaian prosedur penelitian menghasilkan validasi oleh ahli materi dan bahan ajar dengan persentase sebesar 84% dan 90% dapat dinyatakan sangat valid dan sangat layak. Dalam uji validasi para ahli juga terdapat komentar dan saran yang selanjutnya peneliti gunakan dalam melakukan perbaikan atau revisi. Tahap uji coba produk dilakukan melalui dua tahapan yaitu uji coba kelompok kecil dan besar. Uji kelompok kecil diperoleh dari perhitungan persentase sebesar 91 09% dan dinyatakan sangat valid. Hasil data uji coba skala besar diperoleh dari perhitungan persentase sebesar 89.88%. dan dinyatakan sangat valid dan layak digunakan. Uji coba kemampuan berpikir spasial dididapatkan hasil bahwa dalam pre-test menghasilkan persentase 46.60% masuk dalam kategori cukup baik sedangkan dalam post-test diperoleh persentase 83.58% yang masuk dalam kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir spasial mahasiswa sebesar 36.98%. Dari hasil uji tersebut dinyatakan bahwa dalam pre-test menghasilkan persentase 84.78% dan post-test diperoleh persentase 90.68% yang masuk dalam kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir spasial mahasiswa sebesar 5.90%. Secara keseluruhan produk tersebut dapat dikatakan layak untuk dijadikan bahan ajar.