Skripsi
Efektivitas pati kulit kentang dan ekstrak daun salam koja sebagai edible coating terhadap mutu dan masa simpan buah jambu biji merah / Fidela Nur Azizah Handono
Abstrak
Jambu biji merah merupakan buah yang digemari masyarakat Indonesia karena rasa dan manfaatnya. Akan tetapi tantangan terbesar dari komoditas ini adalah masa simpan pascapanen yang relatif singkat (5-6 hari). Salah satu upaya memperpanjang masa simpan jambu biji adalah penggunaan edible coating. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian edible coating pati kulit kentang dan ekstrak daun salam koja terhadap mutu serta masa simpan buah jambu biji merah. Penelitian dilakukan secara eksperimental kuantitatif menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial dengan tujuh macam taraf perlakuan P0 (K-) P1 (K ) P2 (pati 4% ekstrak 1%) P3 (pati 4% ekstrak 2%) P4 (pati 4% ekstrak 3%) P5 (pati 4% ekstrak 4%) dan P6 (pati 4% ekstrak 5%). Parameter pengamatan meliputi susut bobot jumlah mikroba berdasarkan Angka Lempeng Total dan mutu organoleptik. Data susut bobot dianalisis menggunakan ANOVA (taraf signifikansi 5%) data jumlah mikroba dianalisis secara deskriptif sedangkan data organoleptik dianalisis menggunakan Kruskal Wallis (taraf signifikansi 5%). Perlakuan P4 lebih optimal menekan susut bobot (12 33%) P6 memperlihatkan jumlah kandungan mikroba terkecil (5 48-9 4 Log CFU/g) selama 13 hari penyimpanan. Perlakuan dengan penambahan ekstrak (P2-P6) mampu mempertahankan mutu warna selama 7 hari mutu tekstur selama 6 hari dan mutu aroma hingga 10 hari penyimpanan.