Skripsi
Pengembangan sistem monitoring glukosa darah non-invasif berbasis sensor tcrt5000 dengan notifikasi via telegram / Adelia Yuli Santika
Abstrak
Pengukuran kadar glukosa darah secara konvensional umumnya dilakukan melalui metode invasif seperti penusukan jari yang dapat menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan serta kurang praktis untuk pemantauan rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi kadar glukosa darah non-invasif menggunakan sensor optik TCRT5000 yang dirangkai secara mandiri tanpa modul bawaan. Sistem dilengkapi dengan rangkaian pengolahan sinyal berbasis op-amp LM358P dan dirancang untuk mendeteksi pantulan cahaya inframerah terhadap jaringan kulit. Pengujian dilakukan terhadap 50 data sampel dengan membandingkan hasil sistem terhadap pengukuran referensi menggunakan glukometer Yuwell. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi tegangan yang dihasilkan sensor TCRT5000 masih berada dalam rentang yang kecil yaitu sekitar 12 mV. Analisis korelasi antara keluaran sensor dan kadar glukosa darah juga menunjukkan adanya hubungan meskipun masih tergolong lemah dengan nilai sebesar 0 0752. Evaluasi akurasi menggunakan metode Root Mean Square Error (RMSE) dan Clarke Error Grid Analysis (Clarke-EGA) menunjukkan nilai RMSE sebesar 25 63 mg/dL. Secara klinis hasil ini tergolong aman dengan distribusi data 52% pada Zona A dan 48% pada Zona B tanpa ada data yang masuk ke zona berbahaya (C D maupun E). Hasil ini memberikan petunjuk penting bagi penelitian selanjutnya khususnya untuk mengembangkan sistem yang memiliki sensitivitas optik lebih tinggi demi mencapai akurasi yang lebih optimal.