Disertasi
Pengembangan model pembelajaran design reverse pada materi teknologi digital untuk meningkatkan design thinking mindset dan kemampuan pemecahan masalah siswa SMA / Indro Wicaksono
Abstrak
Design Thinking Mindset (DTM) dan kemampuan pemecahan masalah (KPM) merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran Fisika khususnya pada materi yang mengintegrasikan konsep teknologi digital. Penelitian ini mengembangkan Model Pembelajaran Design Reverse berbasis Design Thinking dan Reverse Engineering untuk meningkatkan DTM dan KPM peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan Dick amp Carey yang dimodifikasi menjadi tiga tahap utama yaitu tahap persiapan/perencanaan pengembangan dan implementasi. Desain penelitian ini dilakukan dengan uji efektivitas kuasi-eksperimen non-equivalent pre-test-post-test control group pada dua kelas XII SMA (kelas eksperimen 36 peserta didik dan kelas kontrol 36 peserta didik). Instrumen meliputi angket DTM tes KPM berbasis indikator Polya angket respons siswa dan lembar validasi ahli. Hasil validasi menunjukkan kevalidan sangat tinggi (Aiken rsquo s V gt 0 80) dan respons siswa 93% (kategori ldquo Sangat Kuat rdquo ). Uji Mann ndash Whitney menunjukkan perbedaan signifikan pada DTM (p 0 000) dengan effect size besar (r 0 86) terutama pada dimensi kolaborasi orientasi belajar berbasis eksplorasi dan kepercayaan diri kreatif. Uji t menunjukkan perbedaan signifikan pada KPM (p 0 000) dengan rata-rata N-gain kelas eksperimen 0 53 (sedang) dan kontrol 0 15 (rendah) dengan peningkatan terbesar pada indikator Understanding the Problem. Temuan ini menegaskan bahwa Model Pembelajaran Design Reverse efektif meningkatkan DTM dan meningkatkan KPM pada materi teknologi digital siswa SMA.