Disertasi
Model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan STEM NLP-ML based (science, technology, engineering, dan math berbasis natural language processing dan machine learning) untuk membangun kemampuan pemahaman konsep, argumentasi ilmiah dan literasi ilmiah pada materi fluida pada mahasiswa S1 Tadris fisika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi / Fauzan Sulm
Abstrak
Pemahaman konsep argumentasi ilmiah dan literasi ilmiah merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran fisika. Namun temuan awal menunjukkan bahwa mahasiswa program studi tadris fisika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi masih memiliki kelemahan pada ketiga aspek tersebut khususnya dalam menghubungkan konsep fisika dengan fenomena nyata serta membangun penjelasan yang logis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan pemahaman konsep argumentasi ilmiah dan literasi ilmiah mahasiswa pada topik fluida yang dilakukan secara bersamaan dan realtime dengan dukungan teknologi Ai. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan pedagogik proses perkuliahan melalui model pembelajaran Inkuiri terbimbing dengan STEM yang terintegrasi Ai yakni Inkuiri Terbimbing dengan STEM Berbasis NLP-ML. Penelitian ini menggunakan desain mixed methods dengan teknik total sampling yang melibatkan 11 mahasiswa semester pertama. Data kuantitatif diperoleh melalui tes esai sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur. Analisis kuantitatif mencakup uji Wilcoxon normalized gain (N-gain) dan effect size dan korelasi spearman (data non parametrik) untuk melihat keterkaitan ketiga variabel terikat tersebut) sedangkan analisis kualitatif dilakukan melalui reduksi data pengkodean serta visualisasi dengan pemetaan word cloud. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada ketiga kompetensi pemahaman konsep (N-gain 0 77 kategori tinggi r 0 894) argumentasi ilmiah (N-gain 0 78 kategori tinggi r 0 894) dan literasi ilmiah (N-gain 0 69 kategori tinggi r 0 888). Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa nilai pemahaman konsep memiliki hubungan yang sangat kuat dengan argumentasi ilmiah (r 0 957 p 0 000) dan analisis juga menunjukkan hubungan sangat kuat antara argumentasi ilmiah dan literasi ilmiah (r 0 944 p 0 000). Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan mahasiswa dalam membangun pemahaman konsep argumen ilmiah dan literasi ilmiah memilki hubungan yang saling terikat. Wawancara pretest mengungkapkan bahwa mahasiswa masih kesulitan menyusun penalaran logis mengaitkan konsep fluida dengan fenomena alam serta mengemukakan penjelasan saintifik. Sebaliknya wawancara posttest menunjukkan adanya peningkatan nyata di mana mahasiswa mampu berargumentasi lebih sistematis memahami konsep secara lebih mendalam dan menampilkan literasi saintifik yang lebih analitis. Penelitian ini menegaskan efektivitas model Inkuiri Terbimbing dengan STEM Berbasis NLP-ML dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa pendidikan fisika. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing dengan STEM yang didukung oleh asesmen digital berbasis NLP dan ML serta memberikan implikasi penting terhadap kemapuan pemahaman konsep argumentasi ilmiah dan literasi ilmiah mahasiswa pendidikan fisika di perguruan tinggi.