Tesis
Pengaruh model pembelajaran spatial problem based learning (SPBL) terhadap hasil belajar ipas pada siswa kelas 3 sekolah dasar ditinjau dari biological sex / Adi Tia Ningsih
Abstrak
Tujuan utama penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh penggunaan model pembelajaran Spatial Problem Based Learning (SPBL) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas 3 SD dengan mempertimbangkan faktor biological sex sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Percobaan 2 Kecamatan Sukun Kota Malang. Penelitian dirancang sebagai penelitian quasi-eksperimental non-equivalent control group design. Data didapatkan melalui pemberian instrumen tes yang dianalisis dengan memanfaatkan uji two-way ANOVA untuk melihat gambaran umum hasil belajar serta uji independent samples T-test untuk menganalisis sub-komponen pada tes IPAS. Hasil analisis data mengungkapkan beberapa temuan penting. Pertama model pembelajaran SPBL terbukti berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas 3 SD. Hal ini dibuktikan melalui peningkatan nilai rata-rata yang melebihi nilai KKM 70 yang ditetapkan. Kedua biological sex tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS secara umum yang dibuktikan melalui hasil nilai rata-rata yang diperoleh tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Selain itu uji hipotesis juga menunjukkan nilai sig 0 823 gt 0 05 yang berarti tidak ditemukan adanya pengaruh. Meskipun tidak berpengaruh pada hasil belajar secara umum hasil uji analisis lanjutan menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada hasil di setiap sub-komponen penyusunnya yang menunjukkan bahwa biological sex memengaruhi kemampuan kognitif spesifik seperti spasial dan verbal daripada kemampuan kognitif umum yang dibuktikan dengan perolehan nilai nilai sig.(2-tailed) lt 0 05 yang menandakan ada perbedaan signifikan pada setiap komponen sub-soal yang dipengaruhi oleh biological sex . Ketiga tidak ditemukan adanya interaksi yang signifikan antara model SPBL dan biological sex dengan hasil belajar IPAS yang dibuktikan melalui perolehan nilai sig 0 576 gt 0 05. Satu-satunya hubungan yang terjadi berasal dari efek langsung model SPBL dengan hasil belajar IPAS. Hal ini memperlihatkan bahwa biological sex tidak memoderasi pengaruh model SPBL terhadap hasil belajar IPAS. Temuan penelitian yang menunjukkan biological sex tidak memoderasi pengaruh model SPBL terhadap hasil belajar IPAS menegaskan validitas dan kemampuan generalisasi dari model pembelajaran SPBL. Implikasinya model pembelajaran SPBL memberikan peningkatan hasil belajar yang serupa bagi seluruh siswa tanpa mengintervensi pada biological sex tertentu. Hal ini secara signifikan memperkuat argumentasi bahwa SPBL adalah model pembelajaran yang efektif adaptif dan inklusif.