Tesis
Pengembangan e-modul interaktif berbasis problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan etika berteknologi siswa kelas VII SMPN 4 Malang pada mata pelajaran informatika / Ahmad Iltimas Ridho
Abstrak
Era digital telah mengubah cara manusia bekerja belajar berkomunikasi dan bersosialisasi. Dalam konteks pendidikan teknologi digital memungkinkan pembelajaran yang disesuaikan akses sumber daya dan pembelajaran fleksibel. Mata pelajaran Informatika menjadi kunci dalam menghadapi tantangan era digital mengajarkan dasar-dasar teknologi keterampilan berpikir kritis pemecahan masalah dan etika berteknologi. Integrasi berpikir kritis dan pembelajaran teknologi dapat meningkatkan hasil belajar siswa namun sering terkendala oleh kurangnya pemahaman dan akses teknologi yang tepat. Kurangnya sumber pembelajaran berbasis teknologi di SMPN 4 Malang mempengaruhi kemampuan berpikir kritis dan etika siswa. Tujuan dari pengembangan ini adalah menciptakan modul elektronik interaktif berbasis masalah. Produk ini dikembangkan mengikuti tahapan model ADDIE yang terdiri dari 5 Aspek yaitu 1) Tahap analisis mengumpulkan informasi untuk menentukan kebutuhan E-Modul yang mencakup kebutuhan siswa materi dan media. 2) Tahap desain merancang spesifikasi produk dan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan capaian pembelajaran. 3) Tahap pengembangan mencakup desain tampilan dan konten serta uji validasi oleh ahli media dan materi untuk memastikan kelayakan E-Modul. 4) Tahap uji coba bertujuan untuk mengetahui apakah E-Modul tersebut praktis digunakan dan benar-benar efektif dalam mengasah kemampuan berpikir kritis dan etika berteknologi siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji n-gain dan MANOVA. 5) Tahap evaluasi dilakukan setelah tahap uji coba dan analisis sesuai rekomendasi masukan serta tinjauan hasil dari para ahli dan peserta didik. Rata-rata hasil validasi dari ahli materi mencapai 93 2% dengan kategori sangat layak sedangkan dari ahli media mencapai 92 7% dengan kategoari sangat layak. Uji coba lapangan oleh siswa menunjukkan kepraktisan sebesar 82% dengan kategori cukup praktis. Efektivitas produk diukur melalui perbandingan n-gain dan uji MANOVA menggunakan aplikasi SPSS 29.0. Rata-rata peningkatan n-gain kemampuan berpikir kritis adalah 65 7% dengan kategori cukup efektif. Sedangkan rata-rata peningkatan n-gain etika berteknologi adalah 58 2% dengan kategori cukup efektif. Kemudian hasil uji MANOVA menunjukkan Sig lt 0 001 untuk kemampuan berpikir kritis dan etika berteknologi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa E-Modul layak digunakan dan memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan etika berteknologi.