Tesis
Bepikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah matematis terintegrasi konteks budaya ditinjau berdasarkan peminatan / Indrani Eka Prastya Zahroh
Abstrak
Rendahnya berpikir kreatif siswa di Indonesia merupakan permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakeristik berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika terintegrasi konteks budaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 8 siswa yang terdiri dari 3 siswa peminatan matematika 3 siswa peminatan IPA dan 2 siswa peminatan IPS kelas IX Sekolah Menengah Pertama Kota Malang tahun Pelajaran 2024/2025. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan instrumen soal berpikir kreatif terintegrasi konteks budaya dan instrumen wawancara. Tahap analisis data mencakup menyiapkan data mengkode data mendeskripsikan data menyajikan temuan menafsirkan temuan penelitian dan memvalidasi keakuratan temuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik siswa peminatan matematika pada aspek fluency adalah menghasilkan banyak ide memiliki kelancaran dalam berpikir kemampuan menyaring ide-ide yang logis dan merespon dengan cepat. Karakteristik siswa peminatan matematika pada aspek flexibility adalah keberagaman dalam berpikir dan mampu berpindah dari satu pendekatan ke pendekatan lain. Karakteristik siswa peminatan matematika pada aspek originality adalah berani mencoba ide unik menghasilkan ide yang unik dan kemampuan mengekspresikan ide. Karakteristik siswa peminatan IPA pada aspek fluency adalah menghasilkan banyak ide memiliki kelancaran dalam berpikir dan merespon dengan cepat. Karakteristik siswa peminatan IPA pada aspek flexibility adalah keberagaman dalam berpikir dan mampu berpindah dari satu pendekatan ke pendekatan lain. Karakteristik siswa peminatan IPA pada aspek originality adalah berani mencoba ide unik menghasilkan ide yang unik dan kemampuan mengekspresikan ide. Karakteristik siswa peminatan IPS pada aspek fluency adalah menghasilkan banyak ide memiliki kelancaran dalam berpikir dan kemampuan menyaring ide-ide yang logis. Karakteristik siswa peminatan IPS pada aspek flexibility adalah keberagaman dalam berpikir dan mampu berpindah dari satu pendekatan ke pendekatan lain. Sedangkan pada aspek originality tidak ada siswa peminatan IPS yang mampu memunculkan karakteristik tersebut.