Disertasi
Model praktik disiplin guru: pengaruh keyakinan guru dan iklim sekolah dengan regulasi emosi sebagai mediator / Dewi Eko Wati
Abstrak
Praktik disiplin guru merupakan aspek yang penting mengingat pendidikan karakter pada anak usia dini menjadi pondasi yang fundamental untuk membangun generasi bangsa. Pelaksanaan praktik disiplin harus didasarkan pada upaya pengembangan kemampuan sosial emosional siswa bukan cenderung mengarah pada kekerasan namun kenyataannya masih banyak guru melakukan pendisiplinan yang mengarah pada kekerasan. Selain itu belum banyak studi yang mengintegrasikan regulasi emosi sebagai mediator untuk menjelaskan pengaruh antara iklim sekolah dengan keyakinan guru khususnya dalam konteks pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model praktik disiplin yang dilakukan guru di sekolah ditinjau keyakinan guru dan iklim sekolah dengan regulasi emosi sebagai mediator. Populasi penelitian ini adalah guru Taman Kanak-Kanak di Kota Surakarta. Subjek penelitian berjumlah 575 orang terdiri dari 236 orang dengan kecenderungan praktik disiplin punitive dan 339 orang cenderung menggunakan praktik disiplin positif yang dipilih menggunakan teknik multistage cluster random sampling. Ada empat instrumen berbentuk skala Likert yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu skala praktik disiplin guru (Delaware Positive Punitive and SEL Techniques Scale-Teacher/Staff) skala keyakinan guru (Teacher Beliefs Q-sort) skala iklim sekolah (Delaware School Survey-Teacher/Staff) dan skala regulasi emosi (Emotion Regulation Questionnaire). Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan menggunakan aplikasi AMOS. Hasil uji model diperoleh model praktik disiplin positif dan punitive dinyatakan fit. Hasil penelitian model praktik disiplin positif menunjukkan keyakinan guru berpengaruh langsung dan signifikan terhadap model praktik disiplin positif iklim sekolah tidak ada pengaruh signifikan terhadap praktik disiplin positif keyakinan guru berpengaruh langsung dan signifikan terhadap regulasi emosi iklim sekolah berpengaruh langsung dan signifikan terhadap regulasi emosi regulasi emosi berpengaruh langsung dan signifikan terhadap praktik disiplin positif regulasi emosi sebagai partial mediator keyakinan guru terhadap praktik disiplin positif dan regulasi emosi sebagai full mediator iklim sekolah terhadap praktik disiplin positif. Hasil penelitian model praktik disiplin punitive menunjukkan keyakinan guru berpengaruh langsung dan signifikan terhadap model praktik disiplin punitive iklim sekolah berpengaruh langsung dan signifikan terhadap praktik disiplin punitive keyakinan guru berpengaruh langsung dan signifikan terhadap regulasi emosi iklim sekolah berpengaruh langsung dan signifikan terhadap regulasi emosi regulasi emosi berpengaruh langsung dan signifikan terhadap praktik disiplin punitive regulasi emosi berperan sebagai partial mediator keyakinan guru terhadap praktik disiplin punitive dan iklim sekolah terhadap praktik disiplin punitive. Penelitian ini memberikan unsur kebaruan yaitu pada model praktik disiplin positif variabel regulasi emosi berperan sebagai full mediator dan partial mediator. Pada model praktik disiplin punitive variabel regulasi emosi berperan sebagai partial mediator. Sehingga regulasi emosi sebagai mikrosistem sangat berperan dalam menentukan praktik disiplin guru. Hal ini memberikan pemahaman baru tentang pentingnya membangun regulasi emosi baik melalui pelatihan mapun workshop sebagai jembatan antara keyakinan guru dan iklim sekolah. Selain itu faktor internal yaitu keyakinan guru mempunyai pengaruh yang kuat terhadap praktik disiplin positif dan punitive. Hasil penelitian ini mengkonfirmasi teori bioecologycal system theory yang menjadi dasar penelitian ini.