Tesis
Penalaran siswa dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari gaya belajar dan motivasi belajar / Putri Nur Azizah
Abstrak
Penalaran merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran matematika karena berperan dalam membentuk pola pikir kritis logis dan sistematis. Masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika karena belum terbiasa menerapkan pola pikir yang terstruktur. Keberagaman gaya belajar dan tingkat motivasi belajar di antara siswa mencerminkan cara yang berbeda dalam memahami dan menyelesaikan soal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penalaran siswa dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari gaya belajar dan motivasi belajar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari enam siswa kelas VIII yang dipilih dari satu sekolah menengah pertama di Kota Malang yaitu satu siswa dari gaya belajar visual dan motivasi belajar tinggi satu siswa dari gaya belajar visual dan motivasi belajar rendah satu siswa dari gaya belajar auditorial dan motivasi belajar tinggi satu siswa dari gaya belajar auditorial dan motivasi belajar rendah satu siswa dari gaya belajar kinestetik dan motivasi belajar tinggi dan satu siswa dari gaya belajar kinestetik dan motivasi belajar rendah. Data penelitian diperoleh dari angket gaya belajar angket motivasi belajar tes tertulis dan wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual auditorial dan kinestetik yang memiliki motivasi belajar tinggi mampu memenuhi seluruh indikator penalaran yaitu membuat asumsi melakukan manipulasi matematika menarik kesimpulan dan memberikan alasan menarik kesimpulan dari pernyataan serta memeriksa keabsahan suatu argumen. Sebaliknya siswa dengan gaya belajar yang sama namun memiliki motivasi belajar rendah belum mampu memenuhi semua indikator tersebut terutama pada kemampuan menarik kesimpulan secara logis dan memeriksa keabsahan suatu argumen. Hal ini mengindikasikan bahwa motivasi belajar berperan penting dalam mengoptimalkan kemampuan penalaran siswa terlepas dari gaya belajar yang dimiliki.