Tesis
Pengembangan model bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama bermuatan nrima ing pandum ajaran serat wedhatama untuk mengembangkan self-acceptance / Faza Kasyiva Az-Zahra
Abstrak
Studi pendahuluan siswa SMAN 6 Malang menunjukkan bahwa mereka membutuhkan sebuah intervensi dalam pengembangan self-acceptance karena berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 54 76%. Antusias siswa pada teknik sosiodrama menjadi peluang untuk dijadikan sebagai strategi dalam pengembangan self-acceptance dengan memperhatikan evaluasi pada layanan bimbingan sebelumnya. Adanya karakteristik yang kental dengan budaya jawa islam menjadi daya tarik dalam mengembangkan sebuah strategi yang dekat dengan kehidupan. Studi literatur menjelaskan bahwasanya dalam mengembangkan self-acceptance dapat dilakukan dengan menggunakan teknik sosiodrama yang memuat budaya jawa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama bermuatan nrima ing pandum ajaran serat wedhatama untuk mengembangkan self-acceptance. Penelitian ini menggunakan desain pengembangan dari ADDIE dengan tahap (1) Analysis. (2) Design. (3) Development dengan melibatkan subjek dua ahli instrumen dua ahli materi dua ahli media dua ahli budaya dan dua calon pengguna. Instrumen yang digunakan ialah penilaian uji semantic instrumen penilaian uji content instrumen penilaian uji materi penilaian uji media penilaian uji budaya dan penilaian uji calon pengguna dan dianalisis menggunakan inter-rater-agreement. (4) Implementation melibatkan delapan siswa SMAN 6 Malang. Instrumen yang digunakan ialah skala self-acceptance dan dianalisis menggunakan Wilcoxon signed rank test. (5) Evaluation. Hasil dari penelitian ialah model bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama bermuatan nrima ing pandum ajaran serat wedhatama untuk mengembangkan self-acceptance yang dirumuskan prosedur dan tahapannya dalam buku panduan. Bagian panduan ialah (1) bab I pendahuluan (2) bab II wawasan konseptual (3) bab III petunjuk penggunaan (4) bab IV prosedur pelaksanaan. Validasi produk terdiri dari (1) ahli instrumen uji semantic dengan indeks kesepakatan 1 aspek comparability 0.98 dan similarity 0.98 (2) ahli instrumen uji content dengan indeks kesepakatan 1 aspek relevancy 1.00 important 1.00 dan clarity 0.99 (3) ahli materi dengan kesepakatan 1 (4) ahli media dengan kesepakatan 1 (5) ahli budaya dengan kesepakatan 1 (6) calon pengguna dengan kesepakatan 1. Hasil tersebut menunjukkan secara teoritis produk sangat berguna sangat tepat sangat menarik dan sangat mudah digunakan untuk mengembangkan self-acceptance. Adapun hasil uji coba menunjukkan asymp. sig. (2-tailed) sebesar 0.012 lt 0.05. Hasil ini menunjukkan model bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama bermuatan nrima ing pandum ajaran serat wedhatama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan self-acceptance siswa SMA.