Disertasi
Pengembangan model project based learning dengan gamification untuk menstimulasi perilaku ekonomi Pancasila di SMP Kota Madiun / Ramadhan Prasetya Wibawa
Abstrak
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP khususnya materi ekonomi berperan penting dalam menumbuhkan pemahaman kebangsaan dan patriotisme sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka. Namun observasi awal di SMP Kota Madiun menunjukkan bahwa penerapan PjBL belum optimal seringkali hanya fokus pada produk akhir tanpa tindak lanjut. Selain itu materi ekonomi Pancasila belum terintegrasi maksimal dan masih dipandang sebagai bagian dari pelajaran Kewarganegaraan yang berakibat pada penurunan sikap cinta budaya dan produk lokal di kalangan remaja. Penanaman nilai-nilai ekonomi Pancasila seperti kepedulian persaudaraan kebangsaan dan keadilan sangat esensial untuk membentuk karakter positif. Untuk mengatasi tantangan ini dikembangkan model PjBL yang diintegrasikan dengan gamification sebagai solusi inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan sintaks model PjBL dengan gamification untuk menstimulasi perilaku ekonomi Pancasila di SMP Kota Madiun (2) menghasilkan modul ajar dengan kekhasan nilai-nilai ekonomi Pancasila (3) mengetahui efektivitas penerapan model PjBL dengan gamification dalam menstimulasi perilaku ekonomi Pancasila di SMP Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE. Model yang dikembangkan divalidasi oleh tiga ahli di bidang model pembelajaran media pembelajaran materi ekonomi Pancasila dan pembelajaran IPS. Setelah uji coba terbatas pada 30 siswa kelas VII SMP menunjukkan kelayakan model diujicobakan secara luas kepada 64 siswa kelas VII SMP dengan tetap memperhatikan nilai-nilai ekonomi Pancasila. Stimulasi perilaku ekonomi Pancasila diukur dengan melihat tiga aspek utama yaitu rasionalitas ekonomi altruisme dan moralitas ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan sintak model PjBL dengan gamification mampu memfasilitasi peserta didik untuk melakukan aksi konkret seperti mengelola anggaran pribadi berdonasi atau berkontribusi dalam ekonomi kolaboratif di sekolah dan di rumah. Peran peserta didik sebagai Pendekar Ekonomi Pancasila yang tidak hanya memahami tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan ekonomi dan menciptakan dampak positif di lingkungan keluarga sekolah dan masyarakat. Modul ajar dengan kekhasan nilai-nilai ekonomi Pancasila mampu memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta didik bahwa pentingnya pengelolaan keuangan keluarga secara bijak dengan mengacu pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pada modul yang memuat tujuh bab yang saling berkaitan yaitu (1) dasar-dasar pengelolaan keuangan (2) pengenalan konsep pengelolaan keuangan keluarga (3) ekonomi Pancasila dalam kehidupan keluarga (4) nilai-nilai Pancasila dalam pengelolaan keuangan keluarga (5) penerapan prinsip ekonomi Pancasila dalam pengelolaan keuangan keluarga (6) simulasi dan studi kasus pengelolaan keuangan keluarga serta (7) proyek keluarga sejahtera. Modul ajar bertujuan untuk membekali peserta didik dengan keterampilan dan wawasan dalam mengelola keuangan keluarga sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap keputusan ekonomi yang diambil. Dasar 7 bab yang saling terkait dalam materi adalah (1) membangun fondasi keuangan keluarga yang kuat (2) mengintegrasikan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari (3) meningkatkan kesejahteraan bersama dan keharmonisan keluarga mempersiapkan keluarga untuk tantangan masa depan (4) mendorong aksi nyata melalui proyek keluarga sejahtera sehingga mampu untuk menstimulasi peserta didik yang tidak hanya cerdas dalam hal keuangan tetapi juga bermoral sadar sosial dan kooperatif dalam pengelolaan sumber daya semuanya demi tercapainya masyarakat sejahtera berkeadilan dan berlandaskan Pancasila. Model PjBL dengan gamification terbukti efektif tidak hanya dalam mengembangkan keterampilan teknis motorik dan psikomotorik peserta didik tetapi juga sangat potensial untuk menstimulasi perilaku ekonomi Pancasila. Keberhasilan ini didasarkan pada pemilihan proyek yang relevan dengan sub-topik disesuaikan dengan kemampuan dan karakteristik siswa serta selaras dengan tujuan pembelajaran. Peserta didik didorong untuk mempupuk berbagai nilai karakter penting yang menjadi fondasi perilaku ekonomi Pancasila. Selain itu menumbuhkan kemandirian dalam pengambilan keputusan ekonomi kepedulian terhadap sesama dan lingkungan serta sikap saling menghargai perbedaan pandangan ekonomi. Dengan demikian mampu menciptakan lingkungan belajar yang dinamis memotivasi peserta didik untuk secara aktif menginternalisasi dan mempraktikkan nilai-nilai luhur ekonomi Pancasila dalam konteks nyata. Model PjBL dengan gamification terdiri dari tiga bagian yaitu masukan/input yang merupakan sumber-sumber karakter perilaku ekonomi Pancasila. Kedua adalah proses bagian ini merupakan proses pengembangan dari PjBL dengan gamification. Ketiga output yaitu terbentuknya karakter peserta didik yang disertai dengan nilai-nilai Pancasila. Implikasi secara teoretis model PjBL dengan gamification mengubah pembelajaran menjadi lebih aktif dan kontekstual. Implikasi secara praktis peserta didik menghayati nilai-nilai ekonomi Pancasila dan mendorong guru mengembangkan kompetensi digital serta desain proyek melalui pelatihan berkelanjutan.