Tesis
Pengaruh strategi penyampaian umpan balik formatif terhadap kualitas produk di lingkungan pembelajaran berbasis proyek yang tergamifikasi / Rengga Prakoso Nugroho
Abstrak
Penelitian ini mengkaji efektivitas berbagai media penyampaian umpan balik formatif dalam lingkungan pembelajaran berbasis proyek (PjBL) yang tergamifikasi dengan fokus utama untuk membuktikan bahwa kualitas pesan lebih penting daripada medium pembawanya. Berangkat dari hipotesis bahwa substansi umpan balik yang terstandardisasi akan meniadakan perbedaan pengaruh media penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok mahasiswa yang menerima umpan balik melalui tatap muka langsung tatap maya via Google Meet pesan suara dan pesan teks. Selain itu penelitian ini juga menganalisis peran moderasi dari faktor internal mahasiswa yaitu stres akademik dan keterlibatan sebagai variabel kovariat. Menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan analisis kovariat (ANCOVA) penelitian ini melibatkan 130 mahasiswa S1 Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang yang terbagi ke dalam lima kelompok empat kelompok eksperimen yang menerima perlakuan umpan balik berbeda dan satu kelompok kontrol tanpa umpan balik terstruktur. Hasil belajar diukur melalui skor kualitas produk akhir sedangkan stres akademik dan keterlibatan mahasiswa diukur melalui kuesioner terstandar dan data aktivitas dari Learning Management System (LMS). Hasil uji ANCOVA menunjukkan temuan utama tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada hasil belajar (kualitas produk) di antara kelima kelompok perlakuan (F(4 120) 0.407 p 0.803). Lebih lanjut baik stres akademik (p 0.713) maupun keterlibatan mahasiswa (p 0.840) tidak terbukti menjadi prediktor yang signifikan terhadap hasil belajar dalam model ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam sebuah ekosistem pembelajaran yang dirancang secara holistik dengan menggabungkan PjBL yang terstruktur dengan spesifikasi tugas yang jelas standardisasi kualitas konten umpan balik dan elemen gamifikasi yang memotivasi menyebabkan pilihan media komunikasi menjadi faktor sekunder yang tidak signifikan. Implikasinya para pendidik dan perancang pembelajaran disarankan untuk memprioritaskan pengembangan desain instruksional yang kokoh dan kualitas substansi umpan balik daripada berfokus semata-mata pada pemilihan teknologi atau saluran komunikasi.