Skripsi
Analisis kecukupan ruang terbuka hijau dalam penyerapan emisi gas karbondioksida (co2) di Universitas Negeri Malang / Aldrich Pradana Ismail
Abstrak
Universitas Negeri Malang berkontribusi dalam menghasilkan emisi CO2 karena memiliki intensitas kegiatan yang tinggi dan berpotensi menimbulkan dampak yang kurang baik bagi lingkungan. Hal ini sejalan dengan peningkatan penerimaan mahasiswa baru yang rata-rata naik sebesar 4 67% berbarengan dengan adanya beberapa jurusan dan fakultas baru. Kampus 1 Universitas Negeri Malang juga merupakan salah satu jalan alternatif yang menghubungkan Jalan Veteran dan Jalan Surabaya dimana hal ini berdampak pada arus lalu lintas di dalam lingkungan kampus. Jika tidak dibarengi dengan adanya Ruang Terbuka Hijau yang memadai ini akan menjadi sumber permasalahan baru di lingkungan kampus yang akan mengarah pada peningkatan emisi gas buang dan dapat menimbulkan dampak serius pada kualitas udara khususnya terkait dengan peningkatan konsentrasi emisi karbondioksida CO2. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menghitung total emisi CO2 yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor di lingkungan Universitas Negeri Malang 2) Mengetahui kecukupan daya serap pohon di Universitas Negeri Malang dalam penyerapan emisi CO2 yang dihasilkan oleh aktivitas kendaraan bermotor. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan tahapan sebagai berikut 1) Menghitung volume kendaraan bermotor 2) Menghitung besaran emisi CO2 yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor 3) Menghitung kemampuan daya serap pohon dalam menyerap emisi CO2 oleh kendaraan bermotor 4) Melakukan evaluasi kecukupan daya serap pohon dalam menyerap emisi CO2. Hasil penelitian selama waktu pengamatan dalam 4 hari pada 3 waktu menunjukan bahwa tercatat total keseluruhan jenis kendaraan hasil Traffic Counting sebanyak 41.529 unit. Total emisi CO2 yang dihasilkan adalah sebesar 1.805 447 kg/jam. Total daya serap tanaman pohon untuk menyerap emisi kendaraan bermotor adalah sebesar 1.005 742 kg/jam. Setelah dilakukan perhitungan evaluasi kecukupan daya serap terdapat selisih sisa emisi sebesar 799 205 kg/jam. Dengan hasil tersebut daya serap oleh tanaman pohon dinyatakan tidak mampu menyerap keseluruhan emisi yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor dan tidak mencukupi untuk menjaga kualitas udara di kampus 1 Universitas Negeri Malang.