Skripsi
Potensi bunga kecombrang (etlingera elatior) sebagai anti inflamasi terhadap janus kinase 1 (jak1) secara in silico / MUHAMMAD ENDRY PURNAMAJATI
Abstrak
Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan salah satu penyakit inflamasi yang dapatmenimbulkan kerusakan permanen pada sendi. Jalur pensinyalan JAK-STAT padaperkembangan RA diyakini berperan penting dalam mengatur peradangan/inflamasi danfungsi imun. Tofacitinib yang dikonsumsi secara oral dalam pengobatan RA denganmenghambat JAK1 diketahui memiliki efek samping seperti sakit kepala infeksi salurankemih dan diare. Senyawa bioaktif bunga kecombrang mempunyai sifat antiinflamasi.Penelitian ini bertujuan untuk mencari senyawa alternatif dari bahan alam untukpenghambatan JAK1 yang dilakukan secara in silico dengan memprediksi moleculardocking serta toksisitas. Prediksi molecular docking menggunakan software Discoverystudio sementara analisis toksisitas menggunakan web server ProTox. Waktu dan tempatpenelitian dilakukan pada bulan April 2025 sampai bulan Agustus 2025 di Jurusan BiologiFakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Objek yangdigunakan dalam penelitian ini adalah struktur 3D senyawa bioaktif bunga kecombrangdengan protein target JAK1 seta obat kontrol tofacitinib. Hasil penelitian menunjukkandua senyawa yakni apigenin dan kaempferol diprediksi mampu menjadi kandidat obatalternatif untuk menghambat protein JAK1 pada penyakit RA karena memiliki bindingaffinity yang lebih kecil dibanding obat kontrol. Serta analisis toksisitas hanyamenunjukkan dua senyawa yakni apigenin dan kaempferol yang tidak aktif dalamhepatotoksisitas karsinogenisitas imunotoksisitas mutagenisitas dan sitotoksisitas.