Disertasi
Pengaruh inklusi keuangan dan adopsi fintech terhadap keberlanjutan keuangan UMKM dengan literasi keuangan dan efikasi diri keuangan sebagai variabel mediasi (studi pada pelaku UMKM sektor industri Kabupaten Agam / Martin
Abstrak
Dalam lingkungan ekonomi dan sosial yang tidak dapat diprediksi mengingat peran strategis UMKM dalam mendukung perekonomian lokal keberlanjutan keuangan UMKM merupakan elemen kunci yang sangat mempengaruhi aktivitas perusahaan. Keberlanjutan keuangan berdasarkan kinerja keuangan serta situasi keuangan yang stabil (keseimbangan keuangan) adalah tujuan semua perusahaan terlepas dari ukuran dan bidang kegiatannya. Kemampuan mereka untuk membayar utang mereka saat ini dan untuk menggunakan sumber daya eksternal untuk menambah sumber investasi merupakan faktor kunci keberlanjutan keuangan dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menilai secara empiris pengaruh inklusi keuangan dan adopsi fintech terhadap keberlanjutan keuangan yang dimediasi oleh literasi keuangan dan efikasi diri keuangan pada pelaku usaha mikro di kabupaten Agam. Populasi dari penelitian ini adalah usaha mikro sektor industri (industri olahan makanan hasil pertanian dan perikanan dan industri sulaman dan bordiran ) yang terdaftar di data base e-UMKM Kabupaten Agam. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan multistage random sampling jumlah sampel dihitung menggunakan sample size calculator raosoft. Didapat jumlah sampel sebanyak 284 pelaku UMKM dari 1072 pelaku UMKM yang terdaftar di data base e-UMKM. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui analisis Structural Equation Model (SEM) dengan Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menganalisa pengaruh antar variabel. Software yang digunakan untuk analisis SEM-PLS adalah program SmartPLS.3. Penelitian ini menemukan bahwa inklusi keuangan belum memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan keuangan di kabupaten Agam adopsi fintech literasi keuangan dan efikasi diri keuangan memiliki pengaruh positif signifikan. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa literasi keuangan memediasi penuh pengaruh inklusi keuangan terhadap keberlanjutan keuangan sedangkan efikasi diri keuangan memediasi secara parsial. Selain itu ditemukan juga bahwa literasi keuangan dan efikasi diri keuangan memediasi secara pasial pengaruh adopsi fintech terhadap keberlanjutan keuangan UMKM di Kabupaten Agam.