Tesis
Kemampuan koneksi matematis siswa kelas tinggi sekolah dasar dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan gaya kognitif / Laili Nurul Azizah
Abstrak
Penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan pada bidang matematika terkait kemampuan koneksi matematis siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan gaya kognitif impulsif dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memaparkan kemampuan koneksi matematis siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan gaya kognitif impulsif dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini melibatkan sebanyak 14 siswa kelas tinggi SDN 4 Sumberbendo yang memiliki gaya kognitif reflektif dan impulsif. Dari 14 siswa tersebut terpilih 6 siswa sebagai subjek dengan rincian 3 siswa bergaya kognitif reflektif dan 3 siswa bergaya kognitif impulsif. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes matching familiar figure test lembar tes tertulis dan pedoman wawancara. Pada penelitian ini siswa mengerjakan tes matching familiar figure test untuk mengetahui gaya kognitif yang dimiliki siswa selanjutnya siswa diberikan soal tes sebanyak 6 soal matematika dalam bentuk uraian dan kemudian dianalisis hasil tesnya dan dilajutkan mewawancarai siswa untuk mengatahui lebih jelas hasil tes koneksi matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tes tertulis menunjukkan 6 siswa yang terdiri dari 3 siswa reflektif dan 3 siswa impulsif memiliki kemampuan koneksi matematis yang berbeda. Siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif cenderung menyelesaikan masalah matematika dengan cara sistematis dan sesuai dengan prosedur. Siswa dengan gaya kognitif reflektif mampu mengaitkan masalah matematika dengan menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan yang sudah ada mampu menghubungkan dengan konsep lain dan juga permasalahan yang bersifat kontekstual. Kemudian siswa dengan gaya kognitif impulsif pada penyelesaian masalah cenderung terburu-buru sehingga penyelesaian masalah yang dilakukan menjadi tidak lengkap. Siswa dengan gaya kognitif impulsif mampu mengaitkan konsep matematika tetapi belum mampu mengaitkan permasalahan informasi baru dengan pengetahuan secara kontekstual.