Disertasi
Pengaruh pendidikan kewirausahaan dan adaptasi teknologi terhadap kinerja usaha melalui kemampuan inovasi dan dimoderasi oleh pendampingan (studi pada usaha mikro Kabupaten Agam Propinsi Sumatera Barat) / Elfiya Yetti
Abstrak
RINGKASAN Yetti Elfiya. 2024. Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan Dan Adaptasi Teknologi Terhadap Kinerja Usaha Melalui Kemampuan Inovasi Dan Dimoderasi Oleh Pendampingan (Studi Pada Usaha Mikro Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat). Disertasi Program Studi Ilmu Manajemen Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Heri Pratikto M.Si. (II) Prof. Dr. Imam Mukhlis S.E. M.Si. (III) Dr. Nurika Restuningdiah S.E. M.Si. Ak. CA. Kata Kunci pendidikan kewirausahaan adaptasi teknologi kemampuan inovasi kinerja usaha mikro keberlanjutan bisnis Kajian ini didasarkan pada pentingnya variabel pendampingan dalam memperkuat pendidikan kewirausahaan dan adaptasi teknologi terhadap kemampuan inovasi pelaku usaha mikro. Untuk memecahkan kendala-kendala pada kinerja usaha mikro maka diperlukan peran mediasi kemampuan inovasi sebagai variabel intervening untuk memberikan dampak pada pengaruh pendidikan kewirausahaan dan adaptasi teknologi yang berimplikasi terhadap kinerja usaha mikro. Sebagian besar studi telah menentukan pengaruh pendidikan kewirausahaan dan adaptasi teknologi pada kinerja usaha. Inkonistensi temuan ini menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor lain yang kemungkinan berperan sebagai mediator atau moderator dalam hubungan antara pendidikan kewirausahaan adaptasi teknologi dan kinerja usaha. Salah satu faktor yang belum banyak dieksplorasi adalah kemampuan inovasi sebagai mediator dan pendampingan sebagai moderator. Hal ini menunjukkan perlunya penelitian ini untuk memperjelas hubungan antara pendidikan kewirausahaan adaptasi teknologi terhadap kinerja kewirausahaan dengan dimediasi kemampuan inovasi dan dimoderasi pendampingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku usaha mikro di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat Indonesia. Jumlah sampel diambil berdasarkan data profil daerah Kabupaten Agam yang berjumlah 16.633 pelaku usaha. Metode probability sampling dengan menggunakan aplikasi sample size calculator diperoleh ukuran sampel minimal 376 orang responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Multi-stage Proportional Random Sampling. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner menggunakan skala Likert (1) sangat tidak setuju hingga sangat setuju (5). Distribusi kuesioner dilakukan secara langsung dan melalui media daring (online) untuk menjangkau pelaku usaha mikro yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Analisis dilakukan menggunakan model struktural dengan pendekatan Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kemampuan inovasi. Adaptasi teknologi tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja usaha namun berpengaruh signifikan terhadap kemampuan inovasi yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja usaha. Pendampingan berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap kemampuan inovasi tetapi dapat memperlemah pengaruh adaptasi teknologi terhadap inovasi. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan teori Human Capital yang menekankan pentingnya investasi dalam pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan produktivitas individu hasil penelitian ini menguatkan argumen bahwa pendidikan kewirausahaan yang bersifat aplikatif. Temuan ini juga memberikan kontribusi baru terhadap pengembangan teori Technology Acceptance Model (TAM) karena mengindikasikan bahwa penerimaan dan penggunaan teknologi di kalangan pelaku usaha mikro belum secara otomatis berdampak langsung pada peningkatan performa usaha namun terlebih dahulu perlu dimediasi oleh kemampuan inovasi. Kebaruan dari implikasi ini adalah perlunya pendampingan dan peran inovasi sebagai penghubung antara persepsi kegunaan teknologi dan dampak terhadap output usaha yang selama ini tidak secara eksplisit diuraikan dalam formulasi dasar TAM.