Tesis
Pengaruh rasa syukur terhadap kesejahteraan psikologis pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus dengan dukungan sosial sebagai moderator / Nurul Aulia Addini
Abstrak
Orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus sering kali menghadapi banyak tantangan dalam hidupnya seperti tekanan psikologis emosional sosial serta finansial. Keaadaan orang tua seperti ini mengakibatkan orang tua seringkali membandingkan anak mereka dengan anak normal lainnya sehingga mengakibatkan perasaan sedih marah kecewa stress yang berlebih perasaan cemas bahkan menjadi depresi. Hal tersebut mengakibatkan keadaan kesejahteraan psikologis dari orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus menjadi rendah. Terdapat faktor-faktor yang bisa mempengaruhi kesejahteraan psikologis dari orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus yaitu rasa syukur dan dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pengaruh rasa syukur terhadap kesejahteraan psikologis pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus dengan dukungan sosial sebagai moderator dan (2) untuk menganalisis rasa syukur terhadap kesejahteraan psikologis pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional untuk menjelaskan hubungan antara Tingkat pengaruh antar variabel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (1) ryff scale of psychological well being (2) multidimensional scale of perceived social support (3) The transpersonal gratitude scale yang telah diadaptasi dan teruji validitas dan reliabilitasnya. Populasi dari penelitian ini yaitu orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus di kota malang. Sampel sebanyak 311 orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus yang menyekolahkan anaknya di sekolah luar biasa (slb). Data dianalisis menggunakan metode SEM dengan bantuan JASP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh hipotesis diterima dengan dukungan sosial memoderasi dengan arah negatif dengan z-value -2.048 dan p 0.041 Penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial melemahkan hubungan antara rasa syukur dan kesejahteraan psikologis.