Tesis
Analisis perilaku siswa,self care, self help pada siswa tunagrahita di SLB PGRI Bangorejo / Taufik Wayan Sunarwi
Abstrak
ABSTRAK Sunarwi Taufik Wayan. 2025. Analisis Perilaku Siswa Self Care Self Help pada Siswa Tunagrahita di SLB PGRI Bangorejo. Tesis Program Studi Magister Pendidikan Khusus Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing 1. Dr.Ahsan Romadlon Junaedi M.Pd II Umi Safiul Ummah S.Pd M.Pd Ph.D Kata Kunci Self care self help Anak Tunagrahita Siswa tunagrahita di SLB PGRI Bangorejo secara umum memiliki kesulitan merawat diri (self care) seperti merawat tubuh menjaga kesehatan tubuh dan menjaga keamanan diri menjaga diri dari berbagai bahaya serta kegiatan menolong diri (self help) seperti menyetrika serta melakukan aktivitas rumah sehari-hari. Beberapa anak terlihat tubuhnya kurang bersih setiap ke sekolah terlihat tidak mandi bau badan dan bahkan ada beberapa yang memakai pakaian kusut dan bahkan ada yang sering mengalami sakit gigi akibat kurang menjaga kebersihan gigi. Memberikan keterampilan bina diri penting karena tidak selamanya anak akan hidup didampingi oleh orang tua anak perlu bekal keterampilan agar mampu mandiri meskipun dengan cara paling sederhana. Tujuan penelitian mendeskripsikan perilaku self care dan self help siswa di SLB PGRI Bangorejo mengidentifikasi faktor yang berpengaruh terhadap perilaku self care dan self help siswa di SLB PGRI Bangorejo merumuskan strategi dalam meningkatkan perilaku self care dan self help siswa di SLB PGRI Bangorejo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif pendekatan yang dipilih dalam penelitian ini adalah studi kasus. Perilaku self care dan self help yang diajarkan di SLB PGRI Bangorejo adalah a) terampil melakukan perawatan diri b) terampil mengelola diri c) keterampilan membantu diri d) keterampilan berbicara e) keterampilan bergaul f) keterampilan dasar hidup g) keterampilan menggunakan waktu senggang. Faktor yang menjadi pertimbangan perilaku self care dan self help siswa di SLB PGRI Bangorejo a) faktor internal fisik dan psikologis. Faktor fisik diantaranya anggota gerak dan anggota fisik. faktor psikologis termasuk didalamnya ada IQ sikap bakat minat dan motivasi b) faktor eksternal faktor lingkungan sosial dukungan orang tua dan keluarga. c) Faktor pendekatan belajar yaitu pembelajaran bersifat individual pembelajaran dengan basis masalah pembelajaran dengan basis keterampilan pembelajaran dengan basis komunitas. Strategi yang digunakan guru dalam mengajarkan self care dan self help di SLB PGRI Bangorejo adalah a) analisis penugasan rincian dengan memecah tugas dengan sub tugas berdasarkan pembeda tugas yang satu dengan yang lain b) analisis tugas alur dengan analisa tugas alur juga dirinci atas sub-sub yang lebih kecil tetapi dengan penekanan pada urutan sub tugas dengan yang lain c) menganalisis tugas secara generalisasi dengan memilah tugas-tugas yang terdiri mempertimbangkan beberapa prinsip dengan tanda koma. Kesimpulan penelitian ini ada peningkatan perilaku self care dan self help pada siswa tunagrahita di SLB PGRI Bangorejo. TAUFIK WAYAN SUNARWI FIP PENDIDKAN KHUSUS