Skripsi
Pengaruh terapan blended-learning asinkron terhadap pemahaman teori dan kemampuan praktik siswa pada mata pelajaran teknik pemesinan bubut di smk negeri 1 trenggalek / Windhy Agustin Eka Sugianto
Abstrak
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan sekolah yang tidak hanya mengutamakan teori melainkan juga mengutamakan praktik di bengkel kerja untuk mencapai kompetensi siswa. Oleh karena itu supaya pembelajaran tetap berlangsung selama pandemi digunakan model blended-learning. Model blended-learning merupakan pembelajaran campuran yang menggabungkan antara pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring dalam penelitian ini pembelajaran daring menggunakan aplikasi edmodo. Pembelajaran secara tatap muka digunakan untuk pembelajaran pelajaran berbasis praktik di bengkel sedangkan pembelajaran daring melalui aplikasi edmodo digunakan untuk pembelajaran berbasis teori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh terapan blended-learning terhadap pemahaman teori dan kemampuan praktik siswa terutama pada mata pelajaran Teknik Pemesinan Bubut di SMK Negeri 1 Trenggalek. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII TPm SMK Negeri 1 Trenggalek yang terdiri dari tiga kelas dengan jumlah 107 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling dengan jumlah sampel 87 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket/kuisioner dan dokumentasi. Angket/kuisioner digunakan untuk mengumpulkan data variabel blended-learning sedangkan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data variabel dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data variabel pemahaman teori dan kemampuan praktik. Angket/kuisioner harus diuji coba terlebih dahulu melalui uji coba terlebih dahulu melalui uji validitas dan reabilitas. Selanjutnya teknik analisis data penelitian ini terdiri dari analisis deskriptif uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat meliputi uji normalitas dan uji linearitas sedangkan uji hipotesisnya menggunakan uji F. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan terapan blended-learning terhadap pemahaman teori siswa dengan perolehan nilai t 2 069 dan nilai signifikansi alpha 0 042 lt 0 05 (2) terdapat pengaruh yang signifikan terapan blended-learning terhadap kemampuan praktik siswa dengan perolehan nilai t 0 008 dan nilai signifikansi alpha 0 008 lt 0 005 (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara terapan blended-learning terhadap pemahaman teori dan kemampuan praktik secara simultan dengan perolehan nilai F 9 666 dan nilai signifikansi alpha 0 000 lt 0 05 dan berpengaruh terhadap kedua variabel terikat sebesar 18 7%.