Disertasi
Evaluasi studi lanjut faktor-faktor penentu pengambilan keputusan pendidikan tinggi siswa sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Lumajang / Andika Putranta Utama
Abstrak
a Kunci Pengambilan Keputusan Pendidikan Keuangan Keluarga Lingkungan Sosial Teknologi Peluang Structure Equation Modeling Pendidikan tinggi memainkan peran krusial dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mobilitas sosial. Namun keputusan siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk kondisi ekonomi keluarga lingkungan sosial perkembangan teknologi serta peluang akademik yang tersedia. Berdasarkan teori modal manusia (Human Capital Theory) dan teori modal sosial (Social Capital Theory) faktor- faktor ini saling berkaitan dalam membentuk akses dan motivasi individu untuk memperoleh pendidikan tinggi. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi menjadi salah satu hambatan utama bagi siswa dalam melanjutkan studi sedangkan dukungan sosial dan akses terhadap teknologi dapat membantu mengurangi kesenjangan tersebut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keuangan keluarga lingkungan sosial teknologi dan peluang terhadap pengambilan keputusan pendidikan tinggi siswa SMA di Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan metode survei untuk memperoleh data yang representatif dari populasi siswa SMA di Kabupaten Lumajang. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas XII SMA yang tengah mempertimbangkan untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik stratified random sampling memastikan keterwakilan dari berbagai latar belakang ekonomi sosial dan demografi. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengukur variabel keuangan keluarga lingkungan sosial teknologi peluang dan pengambilan keputusan pendidikan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model persamaan struktural (SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel serta mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang mempengaruhi keputusan pendidikan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuangan keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pendidikan tinggi dengan siswa dari keluarga yang lebih sejahtera memiliki akses yang lebih luas terhadap pendidikan tinggi. Lingkungan sosial juga memainkan peran penting di mana dukungan dari orang tua teman sebaya dan komunitas memberikan motivasi serta informasi yang dibutuhkan siswa dalam menentukan tingkat pendidikan mereka. Selain itu teknologi turut berkontribusi dalam menyediakan akses informasi mengenai perguruan tinggi jalur masuk serta program beasiswa meskipun efektivitasnya masihbergantung pada tingkat literasi digital siswa. Sementara itu peluang akademik seperti ketersediaan beasiswa dan bantuan pendidikan terbukti menjadi faktor yang dapat membantu siswa dari keluarga kurang mampu melanjutkan pendidikan mereka. Penelitian ini menegaskan bahwa keputusan siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling mempengaruhi. Oleh karena itu diperlukan kebijakan pendidikan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan tinggi seperti program literasi keuangan bagi keluarga penguatan bimbingan akademik di sekolah serta peningkatan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya strategi pendidikan yang lebih inklusif yang tidak hanya fokus pada aspek ekonomi tetapi juga memperhatikan peran lingkungan sosial dan teknologi dalam mendukung keputusan akademik siswa. Dengan adanya kebijakan yang tepat diharapkan semakin banyak siswa yang dapat mengakses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.