Skripsi
Evaluasi tingkat kerusakan jalan berdasarkan metode provincia/kabupaten road management system (p/krms) (kasus: jalan Puntodewo, jalan Muharto, jalan Terusan Kesatrian, jalan Sersan Harun, dan jalan PS. Gadang) / Vidia Bela Narulita
Abstrak
Kota Malang adalah kota tujuan wisata dan pendidikan sehingga menyebabkan kepadatan arus lalu-lintas yang akan memengaruhi kondisi perkerasan jalan. Pada tahun 2023 Kota Malang memiliki 1.251 24 km panjang jalan dan diketahui 10 80% dalam kondisi rusak. Hal ini menimbulkan ketidaknyamanan dan kecelakaan lalu-lintas bagi pengguna jalan sehingga diperlukan penanganan yang tepat. Untuk menentukan penanganan yang tepat diperlukan survei visual untuk mengetahui kondisi perkerasan jalan. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah Provincial/Kabupaten Road Management System (P/KRMS). Penelitian ini memiliki tujuan antara lain (1) mengevaluasi tingkat kerusakan perkerasan jalan berdasarkan metode Provincial/Kabupaten Road Management System (P/KRMS) pada Jalan Puntodewo Jalan Muharto Jalan Terusan Kesatrian Jalan Sersan Harun dan Jalan Ps. Gadang. (2) menganalisis jenis pemeliharaan jalan yang sesuai berdasarkan metode Provincial/Kabupaten Road Management System (P/KRMS) pada Jalan Puntodewo Jalan Muharto Jalan Terusan Kesatrian Jalan Sersan Harun dan Jalan Ps. Gadang. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan Provincial/Kabupaten Road Management System (P/KRMS) sebagai program analisis evaluasi tingkat kerusakan jalan. Terdapat 2 jenis pengumpulan data yaitu data primer dan sekunder. Data primer yaitu data kondisi jalan data inventarisasi jalan dan data IRI yang diperoleh secara langsung oleh peneliti di lapangan. Sedangkan data sekunder yaitu data LHR yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Kota Malang. Analisis program P/KRMS dapat diproses dengan nilai TTI (Treatment Trigger Index) yang diperoleh dari perhitungan jumlah luas kerusakan yang dikalikan dengan faktor bobot TTI kemudian dibagi dengan luas segmen. Hasil penelitian 1) kodisi Jalan Puntodewo Jalan Terusan Kesatrian dan Jalan Sersan Harun termasuk dalam katagori baik sebesar 100%. Pada Jalan Muharto 91% termasuk dalam katagori baik dan 9% sisanya termasuk dalam katagori sedang. Sedangkan pada Jalan Ps. Gadang 40% termasuk dalam katagori baik dan katagori sedang sebesar 20% serta 40% lainnya termasuk dalam katagori rusak berat. Semua ruas jalan cenderung dalam kondisi baik diamana artinya perkerasan jalan dapat dilintasi dengan nyaman dan aman. Meskipun begitu kondisi jalan yang baik bukan berarti tidak memiliki kerusakan sama sekali tetapi juga ditemukan beberapa jenis kerusakan jalan. 2) kelima ruas jalan termasuk dalam pemeliharaan jalan rutin. Namun pada Jalan Ps. Gadang selain termasuk dalam peneliharaan rutin juga tergolong dalam rehabilitasi.