Tesis
Korelasi reflective learning dan frekuensi aktivitas digital informal terhadap prestasi belajar bahasa Inggris siswa / Neyla Rosa Istaufi Syah
Abstrak
Prestasi belajar bahasa Inggris pada dasarnya berkaitan dengan pencapaian secara menyeluruh dari siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris yang mencakup berbagai keterampilan dan kompetensi bahasa Inggris. Prestasi Belajar Bahasa Inggris umumnya berkorelasi dengan berbagai macam faktor. Reflective Learning (X1) dan Frekuensi Aktivitas Digital Informal Bahasa Inggris (ADIBI) (X2) adalah beberapa dari sekian banyak faktor yang dapat berkorelasi dengan prestasi belajar bahasa Inggris siswa (Y). Beberapa penelitian terdahulu membuktikan bahwa Reflective Learning dan Frekuensi ADIBI berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan bahasa Inggris guru maupun pembelajar EFL (English as Foreign Language). Meski begitu penelitian-penelitian terdahulu memiliki keterbatasan penelitian yang menimbulkan adanya research gap di mana belum ditemukan penelitian serupa dengan siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) sebagai subjek atau sampel penelitian khususnya di Indonesia. Fokus dalam penelitian ini adalah untuk mengungkapkan signifikansi korelasi antara (1) Reflective Learning terhadap prestasi belajar bahasa Inggris siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) (2) Frekuensi ADIBI terhadap Prestasi Belajar Bahasa Inggris siswa SLTP (3) Reflective Learning dan frekuensi ADIBI secara simultan terhadap Prestasi Belajar Bahasa Inggris siswa SLTP. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) kelas VIII di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Sampel penelitian berjumlah 168 siswa yang ditarik dari lima SMP/MTs dengan metode area random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket untuk mengukur level Reflective Learning dan Frekuensi ADIBI siswa. Selain angket pengumpulan data juga dilakukan dengan mendokumentasikan nilai rapor bahasa Inggris untuk mengetahui Prestasi Belajar Bahasa Inggris siswa. Penelitian ini menggunakan analisis Spearman Rank Correlation Coefficient untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan antara X1 terhadap Y X2 terhadap Y. Kemudian analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui signifikansi korelasi X1 dan X2 secara simultanterhadap Y serta menentukan kontribusi masing-masing variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara Reflective Learning dengan prestasi belajar bahasa Inggris siswa dengan nilai koefisien 0.222 gt 0 dan signifikansi 0.004 lt 0.05. Korelasi positif yang signifikan juga ditemukan antara frekuensi ADIBI dan prestasi belajar bahasa Inggris siswa dengan nilai koefisien 0.212 gt 0 dan signifikansi 0.006 lt 0.05. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan antara Reflective Learning dan frekuensi ADIBI secara simultan terhadap prestasi belajar bahasa Inggris siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0.002 lt 0.05. Temuan kekuatan korelasi yang lemah antara X1 dengan Y maupun X2 dengan Y secara teoritis mengindikasikan bahwa Reflective Learning dan frekuensi ADIBI hanya menjelaskan sebagian kecil dari total variasi dalam prestasi belajar bahasa Inggris siswa. Meski begitu temuan ini memperkaya literatur yang mendukung peran kedua faktor tersebut dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris khususnya di jenjang SLTP di Indonesia.