Disertasi
Transformasi peran tokoh masyarakat dalam mendukung eksistensi pendidikan nonformal / Ririh Enggar Murwati
Abstrak
Tokoh masyarakat sangat penting untuk dilibatkan dalam mendukung eksistensi pendidikan nonformal khususnya PKBM. Keterlibatan mereka memberikan legitimasi memperluas akses terhadap sumber daya menyesuaikan program dengan kebutuhan lokal dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Di PKBM Kasih pelibatan tokoh masyarakat terbukti meningkatkan jumlah program keterampilan dan turut berkontribusi dalam meraih akreditasi A. Namun penelitian sebelumnya masih minim membahas secara mendalam pelibatan keterlibatan tokoh masyarakat dan dampaknya. Oleh karena itu penelitian ini penting dilakukan untuk menemukan keilmuan baru terkait literatur tersebut. Penelitian ini berfokus pada pelibatan tokoh masyarakat dalam mendukung eksistensi PKBM. Tujuan penelitian ini yaitu (1) menganilisis dan menemukan pelibatan tokoh masyarakat dalam mendukung eksistensi PKBM (2) menganilisis dan menemukan keterlibatan tokoh masyarakat dalam mendukung eksistensi PKBM dan (4) menganilisis dan menemukan dampak pelibatan dan keterlibatan tokoh masyarakat dalam mendukung eksistensi PKBM. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis grounded theory. Peneliti melakukan penelitian pada tahun 2023 di PKBM Kasih yang berlokasi di Desa Kasihan Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam dengan delapan informan utama termasuk kepala desa tokoh masyarakat pengurus PKBM dan tutor. Analisis data dilakukan melalui model interaktif dan proses koding. Keabsahan data diuji melalui empat kriteria kredibilitas dependabilitas konfirmabilitas dan transferabilitas. Hasil penelitian menunjukkan transformasi peran tokoh masyarakat dalam mendukung eksistensi pendidikan nonformal di PKBM Kasih Kabupaten Pacitan dilakukan melalui pelibatan tokoh masyarakat. Pelibatan tersebut diawali dengan pendekatan komunikasi personal dalam bentuk sowan dan komunikasi impersonal dengan publikasi kegiatan yang diselenggarakan PKBM melalui media sosial. Selanjutnya mengundang tokoh masyarakat untuk mengikuti kegiatan di PKBM dan melibatkan warga belajar untuk mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh tokoh masyarakat. Dari proses pelibatan tersebut memunculkan keterlibatan tokoh masyarakat untuk berpartisipasi dan memberikan motivasi di PKBM. Bentuk partisipasi tokoh masyarakat adalah (1) memberikan bantuan finansial dan keterampilan (2) melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menyuarakan pentingnya PKBM dan (3) memfasilitasi PKBM Kasih untuk ikut dalam kegiatan publik. Selanjutnya yang menjadi motivasi tokoh masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan di PKBM adalah meningkatkan kualitas pendidikan dan menaikkan taraf hidup masyarakat. Dampak dari kolaborasi PKBM dan tokoh masyarakat dalam bentuk pelibatan dan memunculkan keterlibatan ini berupa output yaitu meningkatnya lifeskill yang mumpuni dan relevan dengan zaman jangkauan jaringan PKBM menjadi lebih luas layanan di PKBM semakin baik dan dukungan kebijakan lokal. Selain itu memunculkan dampak berupa outcome yaitu (1) akreditasi PKBM memperoleh predikat A (2) PKBM semakin eksis (3) legitimasi dari masyarakat semakin meningkat dan (4) dijadikan rujukan oleh PKBM lain baik bersifat lokal maupun nasional. Transformasi peran tokoh masyarakat dalam proses pelibatan dan keterlibatan merupakan sebuah tahapan yang menimbulkan dampak positif untuk lembaga pendidikan nonformal. Saran dari penelitian ini diberikan kepada pengelola satuan pendidikan nonformal supaya melibatkan tokoh masyarakat dalam program-programnya. Kepada tutor untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pembelajaran agar menghasilkan lulusan yang berkualitas. Kepada tokoh masyarakat agar lebih menyadari keterlibatan mereka untuk program-program pendidikan nonformal. Kepada stakeholder dan pemerintah kabupaten pacitan agar menjadikan hasil penelitian ini sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan pembinaan kepada satuan pendidikan nonformal. Kepada penelitian selanjutnya yang melakukan penelitan kepada tokoh masyarakat dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai referensi.