Tesis
Determinan pengungkapan materialitas pada laporan keberlanjutan perusahaan di Indonesia / Ach Rofiki
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa jauh determinan pada pengungkapan materialitas pada laporan keberlanjutan perusahaan di Indonesia. Ada tiga faktor yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kinerja keuangan leverage dan ukuran perusahaan. Didalam penelitian ini sampel dibedakan menjadi dua kategori yaitu perusahaan yang tidak sensitif dengan perusahaan yang sensitif terhadap lingkungan. Perusahaan sensitif merupakan jenis perusahaan yang berdampak besar terhadap lingkungan Masyarakat dan alam sekitar sedangkan perusahaan yang tidak sensitif merupakan perusahaan yang tidak ada hubungan langsung dengan alam atau tidak berdampak pada pencemaran lingkungan. Menurut (Shamil et al. 2014) sektor manufaktur bahan kimia konstruksi real estat perkebunan dan energi diidentifikasi sebagai sektor sensitif (1) sementara sektor jasa keuangan perhotelan perawatan kesehatan teknologi informasi perdagangan dan jasa lainnya diidentifikasi sebagai sektor yang tidak sensitif (0).Stakeholder theory digunakan didalam penelitian ini untuk menkonfirmasi bahwa terdapat pengaruh atau tidaknya kinerja keuangan leverage dan ukuran perusahaan terhadap materialitas dalam laporan keberlanjutan. Stakeholder theory dapat digunakan untuk mendukung pengungkapan informasi keberlanjutan yang material. Teori ini menjelaskan bahwa advokasi stakeholder sangat penting untuk kelangsungan bisnis jangka panjang dengan demikian perusahaan harus mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnis mereka untuk mengatasi kepentingan yang beragam (Farooq et al. 2021). Stakeholder theory digunakan sebagai teori utama dalam penelitian ini.Penelitian ini adalah penelitian eksploratif kuantitatif. purposive sampling dengan beberapa kriteria digunakan dalam Penelitian ini sehingga menghasilkan 66 perusahaan dan 264 titik data observasi. Periode penelitian adalah 4 tahun. Data dianalisis dengan menggunakan regresi panel multigroup. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan keuangan berpengaruh positif terhadap pengungkapan materialitas dalam laporan keberlanjutan pada bisnis yang sensitif tetapi tidak berpengaruh pada perusahaan yang tidak sensitif. Leverage tidak mempengaruhi pengungkapan materialitas dalam laporan keberlanjutan pada perusahaan sensitif maupun tidak sensitif. Ukuran perusahaan pada perusahaan sensitif tidak berpengaruh signifikan pada pengungkapan materialitas dalam laporan keberlanjutan sedangkan pada perusahaan tidak sensitif ukuran perusahaan memiliki dampak signifikan positif terhadap terhadap pengungkapan materialitas dalam laporan keberlanjutan. Diharapkan Penelitian ini dapat meningkatkan konsistensi perusahaan publik dalam membuat laporan keberlanjutan agar para stakeholder yakin akan kelangsungan hidup jangka panjang perusahaan. Penelitian selanjutnya dapat memasukkan variabel lain yang mempengaruhi pengungkapan materialitas dalam laporan keberlanjutan seperti kesulitan keuangan untuk menggambarkan konsistensi pengungkapan laporan keberlanjutan dalam berbagai kondisi kesulitan keuangan perusahaan.