Tesis
Kajian tradisi gaukang tammu taung pada masyarakat takalar melalui perspektif (etnografi) sebagai sumber belajar geografi budaya / Muh Khairul
Abstrak
Tradisi Gaukang Tammu Taung dapat dimaknai sebagai tempat berkumpulnya tamu atau pertemuan penting yang berlangsung di kawasan sakral atau tempat yang tinggi. Tempat ini memiliki fungsi sosial spiritual dan simbolis dalam masyarakat lokal serta menjadi bagian integral dari warisan budaya yang hidup hingga saat ini. Fokus penelitian ini bertujuan mengungkapkan 1) Konteks etnogeografi dalam prosesi gaukang tammu taung 2) Makna tradisi gaukang tammu taung bagi masyarakat kabupaten takalar 3) Nilai-nilai tradisi dalam membentuk pendidikan karakter peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan etnografi dari Spradley. Data dianlisis dengan analisis domain taksonomi komponen dan tema budaya. Sumber data yang didapatkan melalui observasi partisipan wawancara mendalam dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci yaitu kepala adat pinati dan teteua adat dan informan pendukung terdiri dari masyarakat yang melaksanakan tradisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) mengungkapkan prosesi tradisi gaukang dalam konteks etnografi 2) Makna dan nilai tradisi bagi masyarakat Desa Wakal yakni sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sebagai ungkapan rasa syukur sebagai pengerat hubungan masyarakat dan sebagai warisan budaya Nilai-nilai dan makna tradisi dudu meja bagi masyarakat Desa Galesong Baru yaitu makna dan nilai budaya meliputi pemnghormatan kepada para leluhur warisan budaya dan peninggalan barang pusaka identitas dan budaya masyarakat Takalar khsususnya masyarakat Galesong serta hubungannya yang sinergis dengan tempat (3) etnogeografi Gaukang Tammu Taung yang akan di kaitkan dengan pendidikan Karakter. makna dan nilai sosial yang terdiri dari nilai kekeluargaan gotong royong saling menghormati tanggung jawab dan nilai musyawarah prosesi Makna dan nilai religi yaitu do rsquo a bersama sebagi ungakapan syukur serta meminta kelancaran dalam pelaksanaan tradisi dari Allah SWT