Tesis
Pengaruh laboratorium virtual dalam pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah peserta didik pada materi momentum dan impuls / Muizzatul Islamiyah
Abstrak
Keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah merupakan aspek penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran fisika. Namun materi momentum dan impuls sering dianggap abstrak dan sulit dipahami sehingga diperlukan inovasi dalam pendekatan dan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh laboratorium virtual dalam pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain two group pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 7 Malang tahun ajaran 2024/2025 yang dipilih melalui cluster random sampling yaitu kelas XI-3 sebagai kelas eksperimen dan XI-5 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah dalam bentuk soal uraian yang telah divalidasi serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat (uji normalitas dan homogenitas) uji ANCOVA serta perhitungan N-Gain untuk mengetahui peningkatan keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan laboratorium virtual dalam pembelajaran berbasis masalah berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis dengan nilai signifikansi 0 001. Kelas eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 0 38 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0 13 (kategori rendah). Selain itu keterampilan pemecahan masalah juga meningkat signifikan dengan nilai signifikansi 0 001. Rata-rata skor posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dengan distribusi N-Gain mayoritas pada kategori sedang (87 5%) untuk kelas eksperimen sedangkan kelas kontrol didominasi kategori rendah (71 4%). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa integrasi laboratorium virtual dalam pembelajaran berbasis masalah efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah peserta didik pada materi momentum dan impuls. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah memperluas cakupan materi memperpanjang durasi pembelajaran melibatkan lebih banyak sekolah serta menambahkan pendekatan kualitatif seperti observasi dan wawancara agar proses berpikir peserta didik dapat tergali lebih mendalam.